Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Syariah
Senin, 02/06/2008 17:20 WIB
IDB gali investasi baru di pasar modal
oleh : Moh. Fatkhul Maskur
JEDDAH (Bisnis): Bank Pembangunan Islam (IDB) akan mendorong aliran investasi syariah ke negara- negara anggotanya melalui pasar modal setelah sebelumnya lebih banyak di perbankan.
Hal ini tampak dari simposium hingga empat hari mendatang (2-4 Juni) yang mengangkat tema besar Penguatan Kerja Sama Pasar Modal antanegara Anggota IDB.
Presiden IDB Ahmad Mohamad Ali mengatakan simposium diarahkan untuk mengidentifikasi isu utama pasar modal dan mendefinisikan cara praktik guna meningkatkan efisiensi sumber daya yang dialokasikan melalui pasar modal yang beragam dan berkompeten.
Simposium juga mempresentasikan kerangka hukum saat ini di pasar modal regional dan mendemonstrasikan kerangka kerja sama antarnegara anggota, dan menginisiasi jaringan investasi baru yang akan mencampurkan kemungkinan likuiditas yang besar dalam negara anggota IDB.
Sementara itu, Dirjen Manajemen Utang Depkeu Rahmat Waluyento menilai pasar modal menjadi alternatif investasi bagi pemodal di Timur Tengah dan lembaga Islam.
"Nantinya akan lebih banyak lagi [dana] yang akan masuk melalui pasar modal. Oleh karena itu, perlu menciptakan beragam instrumen investasi untuk menarik dana," ujarnya.
Rahmat optimistis akan lebih banyak lagi dana syariah yang masuk ke Indonesia menyusul pengesahan UU No.19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Senat yakinkan warga AS soal pentingnya bailout
- Praktik asuransi syariah belum optimal
- Thailand akan terbitkan sukuk US$600 juta
- Dubai perluas unit bank syariah di Indonesia
- ICDIF jadikan Jombang sebagai Kota Ekonomi Syariah