Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Syariah
Kamis, 25/09/2008 19:04 WIB
Praktik asuransi syariah belum optimal
oleh : Hanna Prabandari
JAKARTA (bisnis.com): LOMA Society Indonesia menilai praktik asuransi jiwa syariah di Tanah Air belum dioptimalkan padahal bisnis tersebut mempunyai peluang besar dalam hal penetrasi pasar.
LOMA optimis walaupun kontribusi premi asuransi syariah saat ini masih di bawah 5% dari total premi asuransi, namun asuransi jiwa syariah memiliki potensi pasar yang besar dalam lima hingga 10 tahun mendatang.
Terkait hal itu LOMA menggelar pelatihan (workshop) asuransi jiwa syariah yang mengupas peluang dan tantangan bisnis asuransi jiwa syariah di Tanah Air secara menyeluruh dari hulu ke hilir.
Selain itu, pelatihan itu juga memaparkan peta dan kondisi industri asuransi jiwa syariah di Indonesia.
"Acara ini digelar untuk mereposisi dan meningkatkan strategi pengembangan bisnis asuransi syariah di Indonesia," ujar Ketua LOMA Society Indonesia Ulian T Malik di Jakarta.
Acara itu dihadiri sejumlah pembicara dari beberapa institusi, baik dalam maupun luar negeri. Topik yang disajikan meliputi studi banding asuransi syariah di Malaysia, fenomena produk syariah, tata kelola portofolio, aspek investasi, dan prinsip operasi asuransi syariah. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Stanchart resmikan Saadiq Berhad Malaysia
- Senat yakinkan warga AS soal pentingnya bailout
- Praktik asuransi syariah belum optimal
- Thailand akan terbitkan sukuk US$600 juta
- Dubai perluas unit bank syariah di Indonesia