Bisnis Indonesia Online » Kolom
Kolom - Detail
Jumat, 11/07/2008 14:14 WIB
Produk dengan kualitas unggul
oleh : Goenawan Loekito
Marketing Director PT Oracle Indonesia
Salah satu aspek penting dalam proses berbisnis adalah kualitas suatu produk. Kali ini pemerhati ingin mengajak pembaca untuk menyoroti lebih dalam mengenai betapa pentingnya kualitas dari suatu produk sebagai "key differentiator". Apalagi produk yang selalu mengikuti tren dan sesuai dengan perkembangan zaman dibandingkan dengan produk sejenis di kelasnya.
Begitu mendengar produk merek seperti Wacoal, Marks & Spencer, Calvin Klein, Piere Cardin, La Senza, Triumph, Sorella, dan masih banyak lagi yang tidak disebut satu-persatu. Ini merupakan produk unggulan pakaian dalam wanita yang semakin bervariasi.
Hal lain yang sangat membedakan produk satu dengan produk yang lain disamping mempunyai brand yang luar biasa adalah pengalaman pribadi. Hal ini sangat terkait karena kali ini pembahasan menyangkut pakaian dalam, artinya hal yang sangat pribadi sifatnya, dimana pengalaman ini sangat menentukan kepuasan dan loyalitas pemakainya.
Kita perhatikan baik pria maupun wanita, begitu menggunakan suatu produk pakaian dalam tertentu dengan brand yang baik, kualitas yang unggul apalagi ditunjang kepuasan serta pengalaman pribadi selama menggunakan produk tersebut, maka para pemakai akan sangat loyal dan sangat sulit untuk berganti model apalagi berganti brand.
Diperlukan pemasar yang sangat luar biasa untuk bisa menerobos "challenges" ini agar senantiasa bisa memenangkan persaingan pasar.
Bapak Suryadi Sasmita sebagai Presdir PT Wacoal Indonesia dan sekaligus sebagai Ketua Asosiasi Pemasok Garmen dan Aksesoris Indonesia (APGAI) melihat tren dunia bahwa pakaian dalam ini tidak hanya sebagai pakaian dalam, namun berkembang dengan waktu juga sebagai "penghias & sekaligus penutup aurat".
Sampai-sampai ada media khusus yang menyoroti dan memamerkan "pakaian dalam" ini secara terus-menerus, baik itu media cetak maupun media elektronik walaupun tidak disebutkan tentunya pembaca sekalian mengetahuinya.
Dan saat ini pemilihan model untuk memamerkan produk-produk pakaian dalam ini sangatlah memegang peranan khususnya di dunia periklanan yang trennya juga sangatlah berkembang dengan pesat. Pada intinya ada semacam perasaan kalau sudah memakai pakaian dalam merek tertentu, maka merasa bahwa bagian tubuh yang "kurang bagus"-pun merasa akan terbantu menjadi jauh lebih baik. Sekalipun itu hanya perasaannya dan pikirannya saja yang merasakan itu lebih baik.
Ditunjang arah perkembangan teknologi dan komunikasi yang menuju Web 2.0 ataupun Marketing 2.0 bahkan PR 2.0 (Public Relation 2.0), maka tren ini akan semakin melejit lagi sampai-sampai para pemakai tidak merasa canggung lagi menggunakan merek tertentu bahkan ingin menonjolkannya (sekaligus "pamer")
Sebagai produsen pakaian dalam, tentunya senantiasa selalu berinovasi, terus melakukan riset bahkan kalau perlu selalu menciptakan tren terbaru yang saat ini dengan mudahnya bisa dibantu oleh peranan peralatan teknologi informasi sebagai alat bantu desain, walaupun tetap dibutuhkan perancang handal sebagai kuncinya.
Dengan kata lain, pemerhati ingin mengajak pembaca bahwa semakin hari semakin banyak peluang bisnis baru yang bisa kita ciptakan. Dalam hal ini kalau beberapa tahun silam, pakaian dalam hanya itu-itu saja, sekarang variasinya sangat amat banyak sekali. Dan sebaiknya produsen pakaian dalam memperluas portofolio produknya mulai dari yang sangat konvensional sampai dengan yang sangat modern, dan sebaiknya menjadi "trend-setter" bukan hanya menjadi 'follower".
Ada juga dari yang sangat tertutup sampai dengan yang amat transparan di mana sebaiknya diterapkan dan diaplikasikan dengan kepentingan yang berbeda, di saat yang berbeda dan dalam suasana yang berbeda. "The Right Product for The Right People at The Right Time with The Right Price...... and many more".
Jadilah pencipta karya yang indah, di mana keindahan semakin mahal harganya dan tentu juga semakin mahal nilainya. Saat ini dan seterusnya para pemakai sangat menghargai keindahan tersebut..
Semoga tulisan singkat ini bisa memberikan inspirasi kepada banyak perancang dan pelaku bisnis "pakaian dalam" maupun bisnis-bisnis lainnya agar senantiasa melihat peluang-peluang bisnis yang semakin lebar dan luas dengan kecerdasan dan kecanggihan kita serta belajar dari kejayaan masa lalu.
Tetap semangat dan terus berkarya apapun tantangan dan masalah yang dihadapi, dan ada kata-kata bijak yang sangat tepat... "Arahkan fokus kita pada tujuan dan jangan fokus pada permasalahannya, tetap semangat niscaya kita akan selalu berhasil".
bisnis.com
Kolom »
Truly capitalism
Djony Edward
Wartawan Jaringan Berita Bisnis Indonesia
4R hadapi gejolak finansial
Mike R. Sutikno
Mike Rini & Associates- Financial Counselling & Education
Sempalan budaya di perusahaan
A. B. Susanto
Managing Partner The Jakarta Consulting Group
Position power vs personal power
Anthony Dio Martin
Managing Director HR Excellency
Marketing goes politics
Hermawan Kartajaya
Chairman, MarkPlus Inc.
Tanggung jawab spiritual dan sukses bisnis
A. M. Lilik Agung
Mitra Pengelola High Leap Consulting, praktisi bisnis
Komentar
#1 - Koq Web 2.0?
Aneh, kok hubungan sama Web 2.0 ? Apalagi tuh marketing 2.0, PR 2.0 ?
temasek group - jogja @ 13/07/2008 - 19:23 WIB dari 202.93.37.90 (202.93.37.90)