Bisnis Indonesia Online » Kolom




Kolom - Detail

Jumat, 22/08/2008 11:18 WIB

Goenawan Loekito

Menuju perusahaan kelas dunia

oleh : Goenawan Loekito
Marketing Director PT Oracle Indonesia

Setiap organisasi, baik sebagai korporasi, perusahaan besar, perusahaan menengah sampai perusahaan kecil, sekecil apapun, senantiasa dituntut untuk meningkatkan efisiensi kinerja dan efektif dalam menjalankan kegiatan usahanya sehari-hari.

Sampai-sampai ada kata-kata yang sangat 'tajam' masuk ke dalam lubuk hati kita: "Change or die?" Atau yang lebih halus tetapi cukup menyengat kita: "Change to survive, win & success." Ada yang lebih halus lagi dalam buku larisnya Bung Rhenald Kasali yang sangat ampuh Re-Code Your Change DNA.

Organisasi ataupun perusahaan di Indonesia baik itu perusahaan swasta maupun perusahaan milik negara (BUMN) sebaiknya bersiap diri melakukan perubahan itu sendiri. Pertanyaannya: Perubahan yang bagaimana yang diperlukan oleh kita?

Tentunya perubahan yang positif dan membawa kita menuju ke arah kemajuan. Atau kalau boleh meminjam istilah yang sering kita dengar dalam pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 17 Agustus 2008 adalah agar organisasi kita lebih 'akuntabel, transparan, responsible, mempunyai nilai-nilai luhur, dan corporate value, serta menjunjung tinggi integritas, sehingga mempunyai citra, yang sangat luar biasa.

Poin-poin tersebut di atas itulah yang menjadi dasar untuk menjadikan kita semua adalah pemain kelas dunia, bukan hanya jagoan kampung lagi.

Pada ulasan ini, kita coba simak dan cermati dengan baik hal-hal berikut :

 

  • Kepemimpinan/leadership

    Dalam hal leadership yang dimaksudkan adalah kita seyogianya sebagai pemimpin yang mempunyai mental 'anak raja' atau dalam bahasa sederhana dikatakan bahwa kita adalah anak-anak Bapa di Surga dan bukan sebaliknya.

    Tuhan telah memberikan hal yang terbaik untuk kita semua, lahir sebagai bangsa Indonesia, bangsa yang besar dan beradab yang telah mengenyam kemerdekaan selama 63 tahun, yang mana tahun ini adalah sekaligus memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional.

    Dengan mental 'anak raja' , kita terus bersemangat , selalu peduli dan senantiasa terbuka serta bercita-cita tinggi serta mempunyai mental baja, bekerja keras & bekerja cerdas untuk mencapainya dengan baik

     

  • Pemimpin yang berkarakter

    Setelah mempunyai mental 'anak raja' tentunya kita sebagai peminpin dituntut untuk mempunyai karakter positif dan jelas. Artinya, artinya Tuhan yang Maha Kuasa selalu melimpahkan rahmat dan karunia kepada kita semua, tetapi kadang kita kurang mempunyai karakter yang baik, sehingga kita sendirilah yang membatasi akan rahmat & karunia yang Tuhan berikan untuk kita bangsa Indonesia.

     

  • Pemimpin yang berhati mulia

    Dengan kedua hal tersebut di atas, akan semakin dilengkapi lagi apabila kita sebagai pemimpin mempunyai hati mulia khususnya dalam hal kasih terhadap sesama, melakukan kebiasaan yang terpuji, melakukan hal-hal yang baik dan benar dan mempunyai hati yang melayani serta rendah hati.

    Kalau hanya berteori, maka itu sangatlah mudah, sebaiknya kita juga harus menjadi pelaku atau contoh. Dalam istilah keren disebutkan sebagai role model atau walk the talk.

    Perusahaan-perusahaan milik negara seperti Pertamina sekarang berlomba-lomba untuk menata dan memperbaiki citra diri untuk bisa bersaing dengan perusahaan kelas dunia lain baik yang masuk ke Indonesia maupun yang bersaing di negara asalnya

    Jadi, sebaiknya slogan yang telah disebutkan di atas sebaiknya dilaksanakan, bukan hanya sebatas slogan yang ditempel di dinding kantor, baik yang berupa corporate value maupun visi-misi perusahaan sejernih kristal, yang kita sering dengar sebagai visi 'crystal clear'

    Semoga tulisan singkat ini membangkitkan gairah untuk berlomba menjadi pemain kelas dunia. Lakukan action dengan semboyan: Start small, pay as you grow, move fast and act now.

  • bisnis.com

     

    Kolom »

    • Pemimpin di era kapitalisme kreatif

      A. M. Lilik Agung
      Trainer dan Pembicara Publik. Mitra Pengelola High Leap Consulting

    • Antisipasi risiko dengan diversifikasi

      Budi Frensidy
      Staf pengajar FEUI dan penulis buku

    • Kenali emas

      Mike R. Sutikno
      Mike Rini & Associates- Financial Counselling & Education

    • Bank Century

      Djony Edward
      Wartawan Jaringan Berita Bisnis Indonesia

    Komentar

    Beri Komentar