Bisnis Indonesia Online » Konsultasi




Konsultasi - Detail

Yul Iskandar

Yul Iskandar

Psikiater

Frustrasi

Tanya:

Dr Yul yth,

Semenjak di PHK tiga tahun yang lalu saya belum mendapat pekerjaan juga. Padahal saya memiliki gelar sarjana dengan IP yang tinggi. Pengalaman kerja di perusahaan lama lima tahun.

Selain itu pacar saya juga sudah meminta saya untuk mengawininya karena memang kami sudah berpacaran cukup lama dan umur kami sudah berkepala tiga.

Hal ini membuat saya frustrasi karena mau memberi makan apa istri, bila belum punya pekerjaan? Kini pekerjaan saya marah-marah tidak karuan, mudah tersinggung, dan kadang kadang ingin memukul seseorang. Apa yang harus saya kerjakan?

Putra, Bekasi

Jawaban

Sdr Putra Yth.

Terima Kasih atas pertanyaannya.

Anda memang sedang mengalami frustrasi. Frustrasi terjadi karena adanya hambatan terhadap pencapaian suatu tujuan. Agresi merupakan pelampiasan dari perasaan frustrasi. Anda tidak mengerti mengapa sampai sekarang belum juga mendapat pekerjaan padahal Anda merasa nilai Anda cukup bagus dan punya pengalaman kerja, yang seharusnya dapat menjadi modal untuk memiliki pekerjaan yang baru. Oleh karena itu Anda mengalami frustrasi.

Frustrasi menimbulkan emosi marah. Mengendalikan emosi Anda saat ini merupakan hal yang paling penting, karena jika tidak, akan menambah masalah. Misalnya, jika pacar Anda merasa sekarang Anda jadi pemarah, dan dia meninggalkan Anda, akan menambah masalah lagi bukan?

Selain itu, frustrasi sering disebabkan oleh keadaan subjektif daripada kondisi objektif. Keadaan subjektif disebabkan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan sehingga orang yang bersangkutan merasa kekurangan.

Keadaan yang tadinya tidak menimbulkan frustrasi pada saat berikutnya dapat menimbulkan frustrasi. Dalam waktu dekat jangan buat harapan terlalu tinggi terlebih dahulu, karena jika kenyataan tidak sesuai dengan harapan Anda, akan membuat Anda frustrasi kembali.

Ketika melamar pekerjaan, jangan mengharapkan langsung mendapat posisi yang tinggi. Jika sebelumnya Anda telah menempati posisi yang cukup tinggi, maka jika Anda harus turun jabatan sedikit terimalah pekerjaan itu. Karena jika pekerjaan Anda baik, Anda akan dengan cepat mendapatkan posisi yang sesuai dengan yang Anda inginkan.

bisnis.com

 

Konsultasi »

  • Wakil pimpinan suka marah-marah

    Anthony Dio Martin
    Director HR Excellency

  • Somnabulisme

    Yul Iskandar
    Psikiater

  • Memilih suplemen

    Dadang Arief Primana
    Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga

  • Latest shipment date vs Installment L/C

    Saul Daniel Rumeser

Komentar

#2 - turut prihatin

sebaiknya pak syahrudin mencoba datang berbicara dengan seorang yang ahli dalam menangani problema kesehatan jiwa manusia. bisa seorang psikolog, tapi bisa juga seorang psikiater. sebelum terlambat, karena mungkin bisa menjadi lebih berat untuk ditanggung. btw, turut prihatin dengan apa yang dikemukan di blog http://yesussangmesias.blogspot.com/

apatisabis - bogor @ 21/03/2008 - 23:19 WIB dari 118.136.18.248 (248.18.136.118.fast.net.id)

#1 - pertanyaan

sy adalah mahasiswa pada sebuah perguruan tinggi di jakarta , saya minta maaf kepada bapak mungki ini sebenarnya bukan kolom untuk mengirim pertanyaan tetapi kolom untuk memberi komentar. maka dari itu sy ga' tau lagi saya harus bertanya kepada siapa kerena setiap jawaban yang sy terima tidak membuat sy lebih beranjak dari posisi saya sekarang ini, dan tidak memberikan solusi terhadap masalah yang saya hadapi. yang ingin sy tanyakan adalah bagimana menghilangkan suatu masalah yang telah terpendam sejak lama, kalau bisa saya bilang ini bagaokan hantu dalan hidup aku yng selalu menghambat hidup aku untuk menjadi orang yang lebih sukses

syahrudin - DKI jakarta/indonesia @ 18/03/2008 - 09:26 WIB dari 121.52.129.6 (121.52.129.6)

Beri Komentar