Bisnis Indonesia Online » Konsultasi




Konsultasi - Detail

Dadang Arief Primana

Dadang Arief Primana

Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga

Gas dalam perut

Tanya:

Yth dr Dadang,

Dok, saya merasa perut saya banyak gas dan rasanya penuh. Saya gampang sekali bersendawa. Kadang-kadang saya jadi malu sendiri kalau sering bersendawa di tengah banyak orang. Saya sudah berusaha menghindari makanan yang mengandung gas seperti kubis. Kenapa bisa terjadi ya dok, apa ada hubungan dengan penyakit tertentu.

Andy, Jakarta

Jawaban

Yang terhormat Sdr. Andy,

Perut banyak gas dan rasanya penuh disebut flatulensi yaitu meningkatnya jumlah gas dalam saluran pencernaan. Flatulensi terjadi karena saluran pencernaan memproduksi gas berlebihan atau akibat ada gas yang tertelan bersama makanan.

Udara tertelan sedikit adalah normal, tetapi secara tidak sadar, ada orang menelan udara dalam jumlah sangat banyak. Sebagian besar udara yang diproduksi dan udara yang masuk saluran pencernaan dikeluarkan lagi melalui mulut berupa sendawa.

Beberapa orang peka terhadap pengaruh gas dalam saluran pencernaan, sedangkan yang lain bisa mentolerir sejumlah besar gas tanpa menimbulkan gajala-gejala. Anda tampaknya sensitif terhadap gas dalam saluran pencernaan sehingga Anda gampang sekali bersendawa dan berulang-ulang.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan flatulensi dan bersendawa termasuk ada hubungannya dengan penyakit tertentu. Penyakit GERD (gastro esophageal reflux disease) yaitu merangkaknya asam lambung ke permukaan kerongkongan dan melukai permukaan kerongkongan sering menimbulkan flatulensi dan bersendawa. Selain itu, flatulensi dan bersendawa juga bisa terjadi karena kecemasan terutama silent stress.

Anda harus sabar, tawakal, ikhlas dan berserah diri terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa. Anda juga harus bisa memanage stress dengan baik dan bijaksana. Selain itu, Anda harus mengubah pola hidup dan pola makan yang selama ini Anda sudah lakoni.

Pola makan yang baik adalah Anda mengonsumsi makanan sesuai jadwal makan. Anda harus makan apabila waktu makan tiba dan tidak makan apabila belum tiba waktu makan. Anda harus mengonsumsi makanan alamiah, gizi seimbang, beragam dan bervariasi sesuai kebutuhan.

Anda harus menghindari makanan yang dapat meningkatkan produksi asam lambung. Makanan dan minuman berupa cabai, lada, pedas, sambal, saos, asam, kopi, teh pahit kental, soda, alkohol, rokok dan makanan, minuman yang sifatnya merangsang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

bisnis.com

 

Konsultasi »

  • Histeria

    Yul Iskandar
    Psikiater

  • Susah makan nasi

    Dadang Arief Primana
    Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga

  • Barang bersifat strategis yang bebas PPN

    Rachmanto Surahmat
    Tax Partner, Purwantono, Sarwoko & Sandjaja Consult

  • Wakil pimpinan suka marah-marah

    Anthony Dio Martin
    Director HR Excellency

  • Somnabulisme

    Yul Iskandar
    Psikiater

  • Memilih suplemen

    Dadang Arief Primana
    Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga

Komentar

#2 - Cara mengeluarkan gas

Saya juga pernah mengalami hal itu, dan saya pergi ke dokter utk mengeluarkan gas yang ada di lambung saya..setelah itu tidak ada lagi gas di lambung saya..Boleh juga coba minum klorofil...

Rrn - Indonesia @ 22/04/2008 - 08:38 WIB dari 202.158.14.227 (ip14-227.cbn.net.id)

#1 - penawar gas

betul sekali apa yang di katakan dokter arif,nah saya ada sedikit solusi berdasarkan kesaksian banyak orang,gas berlebihan akibat lambung terlalu asam,sehingga perlu penawar yang sifatnya basa,bagus sekali bisa gunakan klorofil,nah dokter nanti bisa terangkan bagaimana kerja klorofil,mau lihat artikel ada di www.naturalin.blogspot.com atau www.jalansukses.com ,tq

lodi - jakarta @ 16/04/2008 - 22:20 WIB dari 118.137.27.156 (156.27.137.118.fast.net.id)

Beri Komentar