Tanya
Yth. Dr. Yul, Saya menderita insomnia selama 5 tahun dan sudah ditangani berbagai dokter maupun psikiater. Semuanya memberi saya obat sehinga saya bosan dengan obat.
Kemudian saya berhenti makan obat.
Akibatnya, saya tak bisa tidur lagi. Saya sudah menanyakan apakah untuk gangguan insomnia saya dapat diterapi tanpa obat. Namun, kebanyakan dokter meminta saya meminum saja obatnya, baru kemudian bisa tanpa obat. Bisakah gangguan insomnia diterapi tanpa obat?
Bernard, Jakarta.
Jawab :
Insomnia hanyalah salah satu gejala, dari penyakit gangguan psikiatrik berat (psikosis), gangguan penyalah gunaan obat (drug abuse), gangguan penyakit medik berat (kanker) atau hanyalah keluhan normal dari orang normal yang dinamakan transient insomnia.
Sdr Bernard, terima kasih atas pertanyaannya.
Insomnia hanyalah salah satu gejala, dari penyakit gangguan psikiatrik berat (psikosis), gangguan penyalah gunaan obat (drug abuse), gangguan penyakit medik berat (kanker) atau hanyalah keluhan normal dari orang normal yang dinamakan transient insomnia.
Bila insomnia anda disebabkan oleh tiga faktor uta ma di atas maka 95% kemungkin - an ha rus terus mengonsumsi obat sampai dokter anda mengatakan lain. Akan tetapi bila masalahnya adalah disebabkan oleh transient insomnia, ada kemungkinan besar anda tak perlu makan obat untuk mengatasi insomnia.
Cara sederhana terapi insomnia tanpa obat adalah dengan teknik relaksasi yang banyak diajarkan oleh para psikolog atau psikiater. Teknik ini adalah secara sederhana kita melatih otot-otot mejadi relaks berdasarkan instruksi kita.
Cara kedua yang banyak dipakai untuk terapi insomnia tanpa obat adalah yang kita namakan stimulus control.
Dalam garis besarnya, teknik ini mengharuskan kita hanya pergi ke kamar tidur bila telah mengantuk. Tempat tidur hanya untuk kegiatan tidur dan aktivitas seksual.
Kita harus menentukan kapan kita harus tidur (misal pukul 11 malam) dan kapan harus bangun (misal pukul 5 pagi) serta bangun dari tempat tidur, bila kita terba - ngun lebih dari 10 menit.
Yang terpenting sebelum tidur hendaklah berhenti membaca yang menyeramkan atau menggairahkan, tidak menonton TV di tempat tidur, berhenti makan atau camilan 1 jam sebelum tidur, berhenti cemas akan apa yang telah kita kerjakan hari ini atau besok.
Jangan merokok 1 jam sebelum tidur dan jangan minum kopi atau minuman lain yang mengandung caffeine 8 jam sebelum tidur, dan hindari tidur pada siang hari.