• BMTR400
  • SDRA320
  • CTTH72
  • MNCN350
  • BMRI5200
  • BUMI2575
  • PGAS4075
  • TLKM8350
  • ASRI155
  • KIAS435
  • ADRO1900
  • ELTY255
  • ASIA106
  • BBTN1170
  • SULI225
  • LPKR530
  • BHIT830
  • VRNA95
  • BAYU173
  • INCO4225
Yul Iskandar

Penyakit pica

2009-06-19 09:13:14Oleh: Yul Iskandar
Psikiater
Tanya:

Yth. dr. Yul,
Ketika saya pulang kampung, anak kakak saya (10 tahun), senang sekali makan lempung (tanah liat/clay) bahkan tanah merah. Ketika saya tanyakan pada kakak saya apakah kebiasaan itu tidak berbahaya, kakak saya hanya tertawa dan mengatakan dia telah mulai makan tanah liat sejak umur 6 tahun, sejak dia memulai usaha tembikar. Yang ingin saya tanyakan, apakah gangguan itu bukan penyakit? Apakah ada obatnya?

Birdie, Bandung.


Jawab :
Katakan pada kakak Anda bahwa hal itu adalah suatu penyakit yang dinamakan pica yang masuk dalam kategori kelainan makan, yang tidak sehat, berbahaya, tetapi dapat di-obati. Golongan penyakit kelainan makan lain di luar pica adalah rumination disorder, anorexia nervosa, dan bulimia nervosa. Yth. Sdr. Birdie,
Terima kasih atas pertanyaan Anda.
Katakan pada kakak Anda bahwa hal itu adalah suatu penyakit yang dinamakan pica yang masuk dalam kategori kelainan makan, yang tidak sehat, berbahaya, tetapi dapat di-obati. Golongan penyakit kelainan makan lain di luar pica adalah rumination disorder, anorexia nervosa, dan bulimia nervosa.

Penyakit pica biasanya dimulai setelah berumur 2-3 tahun. Kalau tak diobati akan berlanjut sampai dewasa.

Kelainan ini ditandai dengan makan makanan yang tak mengandung nutrisi, biasanya tanah liat, tanah merah, kadang-kadang pasir, cat, kain atau rambut.

Pada mulanya tak ada gangguan pada fisik. Perkembangan lain si anak tetap normal, baik inteligensi maupun emosionalnya, kecuali kadang-kadang pasien kekurangan vitamin, atau sedikit kurus, karena tidak merasa lapar setelah makan makanan kesukaannya.

Pasien biasanya datang ke dokter setelah bertahun-tahun mempunyai penyakit Pica dan telah terjadi komplikasi medis, misalnya keracunan timbal (timah hitam) atau tersumbatnya aliran pembuangan kotoran feses.

Selain itu, mungkin juga terjadi infeksi cacing, toxoplasma dan penyakit lain yang disebabkan oleh kebersihan makanan tak terjaga.

Kelainan ini jarang diketahui, tetapi mestinya banyak terjadi terutama pada orang tua yang kurang perhatian pada anaknya.

Penyakit pica sering juga terjadi secara sementara pada ibu-ibu hamil yang mengidam ingin makan tanah. Setelah anaknya lahir, kebiasaan ini hilang.

Walaupun pengobatan sangat sulit, tetapi dengan cara terapi psikologik tertentu, penyakit pica ini bisa dihilangkan sama sekali asal pasien rajin berobat.

Komentar

Kolom

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika