Tanya:
Yth. dr. Yul,
Saya berumur 22 tahun, mahasiswi universitas terkemuka. Setiap hari saya meng-alami sulit tidur tanpa sebab. Saya menggunakan obat tidur dari dokter setiap hari.
Apa bahaya penggunaan obat tidur yang dilakukan secara teratur? Bagaimana caranya supaya dapat tidur tanpa obat?
Liane
Jakarta
Jawab :
Gangguan tidur adalah keluhan subjektif. Satu dari enam orang dewasa mengeluh gangguan tidur (insomnia). Insomnia mempunyai manifestasi sebagai kesulitan untuk masuk tidur, kalau tidur -sering terganggu dan mudah terbangun, serta bila bangun terlalu pagi sulit untuk tidur kembali dengan perasaan setelah bangun tidak nyaman.
Gangguan tidur adalah keluhan subjektif. Satu dari enam orang dewasa mengeluh gangguan tidur (insomnia). Insomnia mempunyai manifestasi sebagai kesulitan untuk masuk tidur, kalau tidur -sering terganggu dan mudah terbangun, serta bila bangun terlalu pagi sulit untuk tidur kembali dengan perasaan setelah bangun tidak nyaman.
Penyebab insomnia biasanya adanya gangguan psikis seperti cemas, khawatir, takut, tegang, dan depresi. Namun, bisa pula karena adanya gangguan fisik seperti rasa sakit, lingkungan yang tidak nyaman, demam, kesulitan benapas saat tidur.
Kurang tidur pada malam hari menyebabkan siang hari mengantuk, tidak dapat berkonsentrasi, serta cepat marah.
Obat tidur dan penenang hanya diberikan oleh dokter jika tidak ada pilihan lain. Bila obat seperti itu digunakan, sebaiknya di bawah pengawasan dokter.
Pusat tidur jaga ada di sekitar batang otak dan menerima pesan dari korteks belahan otak, sehingga bila ada kecemasan yang terjadi dalam pikiran akan diteruskan ke batang otak yang memicu kita untuk tetap terjaga.
Faktor lain yang membuat seseorang terjaga adalah sensasi dari sesuatu yang baru. Bila pemandangan dan suara dalam lingkungan monoton dan kita tidak bergerak, sehingga tidak ada yang menstimulasi batang otak, tidur akan datang dengan mudah.
Irama yang monoton, seperti roda kereta api yang bergerak, akan menambah rasa kantuk. Suhu yang hangat dan kursi atau tempat tidur yang nyaman juga akan membantu relaksasi dan tidur.
Pengobatan yang terbaik adalah belajar tidur alamiah. Caranya dengan teknik relaksasi, latihan pernapasan, dan meditasi.
Bila kita secara teratur makan obat tidur, walaupun diberikan oleh dokter, kemudian obat dihentikan akan timbul gejala putus obat (withdrawal) a.l rasa cemas, gelisah, mudah marah, dan kebingungan yang meningkat.
Obat-obatan golongan benzodiazepin sebaiknya dihentikan secara bertahap. Gejala putus obat akan berlangsung selama 3 hingga 4 minggu bergantung pada pribadi penderita sendiri.