Dadang Arief Primana

Metrorrhagia

2010-01-22 09:35:55Oleh: Dadang Arief Primana
Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga
Tanya:

Yth. dr. Dadang.
Saya umur 30 tahun dan belum menikah. Sudah 4 bulan sering mengalami menstruasi dua kali dalam sebulan dengan jarak waktu menstruasi pertama dan kedua hanya seminggu. Perut sakit tetapi tidak terlalu. Bagaimana penjelasannya?

Terima kasih.

Siena - Jakarta


Jawab :
Menstruasi normal mengalami siklus dengan interval waktu 28 +/- 7 hari (21 hari-35 hari) dan durasi selama 3 hari +/- 4 hari. Jumlah darah menstruasi rata-rata 30 ml setiap siklus, tetapi jumlah darah bisa mencapai 80 ml. Menstruasi normal mengalami siklus dengan interval waktu 28 +/- 7 hari (21 hari-35 hari) dan durasi selama 3 hari +/- 4 hari. Jumlah darah menstruasi rata-rata 30 ml setiap siklus, tetapi jumlah darah bisa mencapai 80 ml.

Anda umur 30 tahun dan belum menikah, sudah 4 bulan sering mengalami menstruasi du kali dalam sebulan dengan jarak waktu menstruasi pertama dan kedua hanya seminggu maka Anda mengalami metrorrhagia. Jumlah darah dan durasi menstruasi pada metrorrhagia biasanya tidak banyak dan tidak lama.

Metrorrhagia dapat disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormon karena berbagai faktor. Gangguan keseimbangan hormon yang menyebabkan metrorrhagia, misalnya, ketika perempuan mengonsumsi pil hormon secara sembarangan.

Metrorrhagia bisa juga disebabkan oleh gangguan pada rahim, gangguan kelenjar thyroid, diabetes mellitus, atau gangguan pembekuan darah. Selain itu, metrorrhagia bisa berhubungan dengan obesitas dan olahraga berat.

Perempuan obesitas cenderung mengalami metrorrhagia. Obesitas menyebabkan gangguan produksi hormon estrogen yang berhubungan dengan penumpukan lemak tubuh.

Perempuan yang melakukan olahraga sangat berat juga sering mengalami metrorrhagia. Olahraga sangat berat menurunkan luteinizing hormon secara tiba-tiba dan mengganggu produksi hormon progesteron.

Perempuan sangat kurus, kurang gizi, dan diet ketat makanan sangat sedikit sering mengalami metrorrhagia karena gangguan keseimbangan hormon. Selain itu, metrorrhagia juga dapat terjadi pada perempuan yang mengalami stres psikologi dan gangguan makan (anorexia nervosa).

Pengobatan metrorrhagia sangat kompleks dan rumit bergantung kepada penyebabnya. Anda sebaiknya menemui dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan (SpOG) konsultan endokrin.

Anda harus mengurangi makanan porsi besar dan makanan camilan manis bergula, makanan cemilan tinggi karbohidrat olahan, tetapi Anda juga tidak dianjurkan mengonsumsi makanan terlalu sedikit dan diet ketat makanan sangat sedikit.

Anda sebaiknya mengonsumsi makanan alamiah, gizi seimbang, beragam dan bervariasi sesuai kebutuhan tubuh.

Anda juga harus melakukan olahraga kesegaran jasmani, berupa olahraga aerobik, latihan ketahanan dan kekuatan otot, latihan fleksibilitas. Frekuensi, intensitas, lama dan jenis olahraga kesegaran jasmani harus sesuai dengan kondisi tubuh.

Komentar

Kolom

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika