BANDUNG (Bisnis.com): Jawa Barat membutuhkan sedikitnya 15 juta ton gabah kering pada 2025 untuk memenuhi kebutuhan beras warga Jabar yang ditaksir mencapai 52 juta jiwa pada tahun tersebut.
Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Jabar Helmi Anwar mengemukakan untuk meraih target produksi gabah dibutuhkan ketersediaan lahan sawah sedikitnya 1,5 juta hektare. "Tetapi dengan kondisi lahan Jabar seperti sekarang ini sulit untuk mencapai target produksi tersebut," katanya hari ini.
Luas areal sawah Jabar mencapai 930.000 hektare dengan kapasitas produksi gabah lebih dari 10 juta ton gabah.
Helmi mengemukakan hingga saat ini terus terjadi alih fungsi lahan pertanian di Jabar. Menurut dia, perlu ada payung hukum untuk menekan pertumbuhan alih fungsi lahan. "DPR sedang membahas RUU Lahan Pertanian Abadi," ujarnya.
Dia menilai Dewan Perwakilan Rakyat segera merampungkan pembahasan RUU itu untuk mempertahankan luas areal sawah. Dia mengemukakan Pemprov Jabar juga menyiapkan Raperda Lahan Pertanian Abadi sejak 2007, akan tetapi harus terganjal akibat RUU lahan pertanian abadi yang belum rampung.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »