• BMTR400
  • SDRA320
  • CTTH72
  • MNCN350
  • BMRI5200
  • BUMI2575
  • PGAS4075
  • TLKM8350
  • ASRI155
  • KIAS435
  • ADRO1900
  • ELTY255
  • ASIA106
  • BBTN1170
  • SULI225
  • LPKR530
  • BHIT830
  • VRNA95
  • BAYU173
  • INCO4225

Pasokan ikan laut diprediksi berkurang 20%

Selasa, 22/12/2009 20:10:41 WIBOleh: Nurudin Abdullah
JAKARTA (bisnis.com): Pasokan ikan laut di Jakarta diperkirakan dapat berkurang hingga 20% akibat banyak nelayan tidak melaut selama musim angin barat yang disertai ombak besar sejak akhir Desember 2009 hingga pertengahan Maret 2010.

Ketua Umum Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Jakarta Yan M. Winatasasmita mengatakan kondisi tersebut akan memicu kenaikan harga ikan laut seperti ikan tongkol dari Rp15.000 per kg menjadi Rp20.000 dan ikan kembung Rp12.000 menjadi Rp17.000 per kg.

"Berkurangnya pasokan ikan di Jakarta hingga mencapai 20% itu tidak akan terus belangsung, harganya tetap bergerak naik sekitar 20%-30%," katanya menjawab Bisnis di Jakarta hari ini.

Menurut dia, cuaca yang buruk disertai hujan lebat dan angin barat mulai akhir tahun ini menyebabkan para nelayan tidak berani melaut dan nelayan dari luar Jakarta tidak berani merapatkan kapalnya untuk sandar di pelabuhan yang ada Ibu Kota.

Situasi yang demikian itu, lanjutnya, hampir rutin terjadi pada setiap akhir Desember hingga pertengahan Maret sehingga para nelayan sudah mengantisipasi dengan menyetok bahan kebutuhan pokok dan sejumlah tabungan untuk mereka betahan hidup bersama keluarganya.

Yan menjelaskan selama para nelayan tradisional itu tidak berproduksi dan kapal penangkap ikan dari daerah di luar Jakarta tidak ada yang merapat maka pasokan ikan laut mengalami penurunan.

"Tetapi, kondisi semacam itu juga bukan harga mati. Karena sering terjadi, ketika cuaca agak membaik, banyak kapal nelayan yang datang secara serentak masuk pelabuhan di Jakarta untuk membongkar hasil tangkapannya," ujarnya.

Dia mengatakan HSNI Jakarta berusaha membantu para nelayan yang sedang beristirahat menunggu sampai cuaca bersahabat kembali dengan ombak yang tidak ganas lagi sehingga tidak membahayakan kapal untuk melaut. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika