Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Agribisnis
Jumat, 25/04/2008 15:17 WIB
AGRI bantah gula rafinasi tidak aman dikonsumsi
oleh : Tularji
JAKARTA: Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) membantah gula rafinasi tidak aman dikonsumsi, sebaliknya gula jenis ini lebih banyak dikonsumsi masyarakat dunia jika dibandingkan gula putih produksi lokal.
Direktur Eksekutif AGRI M. Yamin Rachman mengatakan gula rafinasi sangat aman dikonsumsi baik dari sisi kesehatannya maupun warnanya, bahkan saat ini hampir semua negara mengkonsumsi gula jenis untuk masyarakatnya.
Hal itu disampaikan M Yamin Rachman di Kantor Departemen Perdagangan menyusul adanya berita yang menyebutkan komoditas pemanis ini tidak sehat untuk dikonsumsi langsung oleh masyarakat.
“Tinggal Indonesia dan India yang belum membolehkan gula rafinasi untuk dikonsumsi langsung masyarakat umum, namun pasarnya dibatasi hanya kepada industri makanan dan minuman,” katanya siang ini.
Di Indonesia, ada lima perusahaan gula rafinasi, yakni PT Sentra Usahatama Jaya, PT Permata Dunia Sukses Utama, PT Angels Product, dan PT Jawa Manis Rafinasi dan PT Dharmapala Usaha Sukses.
Kelima perusahaan itu telah mengantongi izin impor raw sugar (bahan baku gula rafinasi) tahap pertama dari Departemen Perdagangan (Depdag) atas rekomendasi Departemen Perindustrian sebanyak 944.500 ton.
Mendag Mari Elka Pangestu telah mengeluarkan surat No.357/ M-DAG/4/2008 tanggal 2 April 2008 yang melarang gula rafinasi beredar untuk keperluan konsumsi. Di situ juga diatur agar produsen segera menertibkan peredaran gula rafinasinya. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- Pemkab Simeuleu minta izin prinsip 5.000 Ha
- Thailand batal bentuk kartel beras
- Walhi nilai Kepmen Kelautan langkah mundur
- Menhut yakin Jawa jadi sentra jati 2014
- Laba bersih Bakrie Sumatera meroket 794%