Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Agribisnis
Kamis, 01/05/2008 13:52 WIB
Menhut yakin Jawa jadi sentra jati 2014
oleh : Antara
TRENGGALEK (Antara): Menteri Kehutanan Malam Sabat Kaban menargetkan Pulau Jawa akan menjadi sentra kayu jati nasional pada 2014.
"Kalau saya lihat akhir-akhir ini masyarakat Pulau Jawa lebih gemar menanam pohon jati, jadi saya yakin target Pulau Jawa menjadi sentra kayu jati nasional pada 2014 akan tercapai," kata Menteri pada acara penghijauan di hutan Gunung Kebo, Desa Sambirejo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis.
Kaban melihat saat ini di Pulau Jawa banyak berkembang Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang bekerjasama dengan Perhutani. Mereka saat ini lebih banyak mengembangkan tanaman kayu jati.
"Dalam perhitungan saya, 100 batang pohon jati yang ditanam selama 15 tahun dapat digunakan untuk membiayai kuliah anaknya sampai jenjang S-2," katanya memberi ilustrasi besarnya manfaat menanam pohon jati.
Dia mengemukakan saat ini pihaknya sedang giat menggalakkan penanaman lahan kritis yang dilakukan oleh warga di sekitar hutan. Pada 2006-2008 pemerintah menargetkan tiga juta hektare lahan kritis di Indonesia telah tertanami.
"Saya justru menaikkan target 1,7 juta hektare agar pada 2009 nanti target penanaman lima juta hektare lahan kritis bisa trealisasi, sehingga lahan kritis yang saat ini mencapai luas 59 juta hektare bisa kita kurangi," katanya.
Terkait dengan masalah konsesi hutan, Menteri menegaskan pihaknya akan memperketat pemberian izin bagi sejumlah perusahaan.
"Sebenarnya sejak awal kita sudah memperketat izin konsesi itu, tapi masih ada pelanggaran-pelanggaran. Kalau saat ini masih ada pelanggaran, kami tidak akan segan-segan mencabut izinnya, karena prosedur yang kami lakukan dengan benar itu ternyata masih banyak menimbulkan persoalan, apalagi yang tidak benar," katanya.
Sementara itu, Bupati Trenggalek Suharto mengatakan bencana alam terbesar yang terjadi April 2006 dan 26 Desember 2007 di daerahnya itu akibat dari penggundulan hutan.
Menurut dia, pada 2006 lalu lahan kritis seluas 2.503 hektare telah ditanami dan 2007 seluas 7.691 hektare. Pada 2008 ini dari 21.312 hektare lahan kritis yang ditargetkan, baru 2.061 ha yag berhasil ditanami.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Pemkab Simeuleu minta izin prinsip 5.000 Ha
- Thailand batal bentuk kartel beras
- Walhi nilai Kepmen Kelautan langkah mundur
- Menhut yakin Jawa jadi sentra jati 2014
- Laba bersih Bakrie Sumatera meroket 794%