Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » BUMN
Rabu, 09/04/2008 16:45 WIB
NPL PKBL Jamsostek Sulut capai 52%
oleh : Antara
JAKARTA: Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Jamsostek Persero kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menghadapi kendala dimana sebesar 52% masuk kategori Non Performing Loan (NPL).
"Total dana PKBL yang bermasalah mencapai Rp1,8 miliar pada 230 mitra binaan atau 52 persen dari dana yang disalurkan Jamsostek tahun 2005 hingga 2007 yang mencapai Rp3,43 miliar," kata Kepala PT Jamsostek Cabang Sulut, Usman Rappe, Rabu di Manado.
PKBL atau dikenal pula Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) yang masuk kategori bermasalah, terdiri kurang lacar sebesar Rp279 juta (41 mitra binaan), ragu-ragu (menunggak lebih dari satu tahun) Rp928 juta (111 mitra binaan) dan macet Rp593 juta (78 mitra).
"Kredit suku bunga lunak tersebut, yang masuk kategori macet terutama diberikan pada sektor peternakan ayam," kata Usman.
Merebaknya flu burung meski terjadi di luar Sulut, membuat sejumlah peternakan mengalami masalah usaha, sebagian akhirnya bangkrut, maka terjadilah kemacetan, lanjut Usman.
Sebagian lagi belum kembali, karena debitur tidak memanfaatkan dana sebagaimana proposal yang diajukan, tetapi malah menggunakan untuk tujuan konsumtif, sehingga pada akhir tidak bisa dikembalikan.
Meskipun setengah lebih dana PKBL belum kembali, tetapi PT Jamsostek akan tetap menyalurkan dana serupa untuk tahun 2008 yang sudah dialokasikan sebesar Rp600 juta. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- AP I dan AP II merger
- Menneg BUMN fit and proper test calon direksi Perum Pegadaian
- LPJKN tolak penunjukkan langsung BUMN
- Tamim: Batalkan penjualan Krakatau Steel
- Sofyan: Penjualan KS lewat strategic sales