Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » BUMN


Selasa, 15/04/2008 15:23 WIB

Sofyan: Penjualan KS lewat strategic sales

oleh : Antara

JAKARTA: Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengisyaratkan privatisasi PT Krakatau Steel (KS) akan dilakukan melalui metode "strategic sales" (penjualan strategis) mengingat kondisi pasar saat ini yang tidak terlalu menguntungkan bila dilakukan pelepasan saham di bursa efek.

"Dalam kondisi sekarang ini tidak memungkinkan untuk `go public`," kata Meneg BUMN, Sofyan Djalil, di Jakarta, Selasa.

Namun, menurut dia, pada intinya dua pilihan privatisasi bagi KS yang sempat diajukan pemerintah ke DPR yaitu penawaran saham perdana (IPO/Initial Public Offering) dan "strategic sales" akan dikaji lebih dahulu mana yang terbaik untuk KS.

Sebelumnya, pemerintah mengajukan dua pilihan metode privatisasi untuk KS yaitu "strategic sales" dan IPO di mana manajemen KS sendiri cenderung ingin melakukan privatisasi melalui IPO.

Manajemen KS menilai privatisasi melalui IPO lebih cepat dalam proses dan perolehan dana dibandingkan melalui metode "strategic sales".

Sedangkan bila dilakukan melalui "strategic sales", manajemen harus sama-sama sepakat dengan mitra dalam hal rencana kerja, visi, dan hal lain-lain.

"Nanti kita akan lihat lagi mana yang paling menguntungkan dan paling bagus mencapai sasaran bagi KS," kata Menteri.

Belum lama ini, salah perusahaan perusahaan baja terbesar di dunia, Arcelor Mittal, menyatakan minatnya untuk membeli saham KS bila dilakukan IPO.

Sofyan mengatakan, hingga saat ini persoalan tersebut masih dibahas di DPR.

"Sekarang ini masih dibahas di DPR, tapi kemudian ada pihak yaitu Mittal yang menyatakan minat untuk berpartisipasi dalam proses ini," katanya.

Menteri menyatakan, manajemen KS harus terlebih dahulu mempelajari dan mengkaji secara detail proposal yang diajukan calon mitranya tersebut.

"Saya menyatakan kepada manajemen KS, lihat dulu proposalnya karena yang penting bagaimana kita meningkatkan kapasitas produksi KS," katanya. (dj)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • BUMN diberi wewenang kelola kolam pelabuhan
  • Kemenneg BUMN selesai 10 calon direksi Perum Pegadaian
  • Sofyan: Privatisasi 36 BUMN tetap jalan
  • Keterbukaan informasi akan diberlakukan di BUMN

Komentar

#1 - Privatisasi KS

Saya sebagai karyawan KS yang diperbantukan di anak perusahaan merasa kecewa dengan ada rencana seperti itu,karena manajemen KS tidak pernah mengajak bicara pada karyawan perbantuan,yang ada selama ini masalah alih status, utk itu kami sangat mengharapkan kepada pihak manajemen KS selesaikan dulu satu masalah sebelum menambah masalah yang lain, sehingga kami pihak yang diperbantukan bekerja merasa nyaman dan tentram. Dari karyawan perbantuan yang tidak pernah dirangkul dan diperhatikan nasibnya...terimakasih.

yayatpermana - Cilegon/Indonesia @ 17/04/2008 - 07:47 WIB dari 202.155.16.88 (dns1.ks.co.id)

Beri Komentar