BEIJING (Bloomberg): General Motors Corp, produsen mobil milik asing terbesar di China, melaporkan penjualan selama semester pertama di negara itu naik 38% mencapai rekor 814.442 unit kendaraan sebagai dampak paket stimulus.
"Pasar kendaraan di China berlanjut tumbuh melampaui ekspektasi. Pasar mendapat keuntungan dari kebijakan stimulus yang diterapkan oleh pemerintah China. Penjualan juga dibantu oleh lonjakan permintaan kendaraan di kawasan kota kecil dan pedesaan," kata Presiden dan Managing Director GM China Group Kevin Wale.
China memangkas separuh pajak penjualan untuk mobil mini awal tahun dan tengah memberikan subsidi untuk kawasan pedesaan untuk mendorong permintaan setelah penjualan mobil naik dengan laju yang paling rendah dalam satu dekade tahun lalu. Paket stimulus mampu menaikkan penjualan tahun ini dengan perolehan gain industri 14% dalam 5 bulan pertama tahun ini.
Minivan gabungan GM, SAIC-GM-Wuling Automobile Co, mencatatkan kenaikan penjualan 50% mencapai rekor 524.598 unit kendaraan. Penjualan kendaraan di China akan tetap kuat selama semester kedua tahun ini.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »