Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur


Rabu, 07/05/2008 18:22 WIB

Chevrolet tak akan revisi target

oleh : Dwi Wahyuni

SURABAYA: PT General Motors AutoWorld Indonesia--Agen tunggal pemegang merek Chevrolet--tidak akan merevisi target penjualannya sebanyak 3.200 unit pada 2008 meski pasar otomotif diperkirakan bakal anjlok hingga 20% jika BBM jadi naik pada Juni.

Menurut managing director General Motor (GM) Indonesia Mukiat Sutikno, kenaikan BBM pada 2005 yang berkisar antara 80% dan 110% telah menyebabkan penjualan otomotif selama 2006 turun sekitar 40%. Jika sekarang skenario pemerintah akan menaikkan bahan bakar pada kisaran 28%-30% kemungkinan besar pasar otomotif di dalam negeri hanya akan merosot 15%.

"Pengaruh BBM tidak akan sedrastis pada 2006 karena saat ini harga kendaraan di Indonesia sudah mengikuti perkembangan harga secara global," ujar Mukiat pada peluncuran Chevrolet Captival terbaru untuk pasar Jatim di Surabaya hari ini.

Jika benar pemerintah menaikkan harga BBM dengan skenario 28% atau 30%, lanjut dia, pasar otomotif dapat diperkirakan hanya akan turun sekitar 15%.  Itu sebabnya, tambahnya, GM tidak akan melakukan revisi target penjualan yang telah ditetapkan pada awal 2008.

Industri otomotif ini telah mematok pencapaian penjualan sebanyak 3.200 unit sampai akhir 2008. Sekitar 250 unit di antaranya diharapkan berasal dari penjualan dua dieler di Jatim.

Mukiat menyatakan optimistis proyeksi tersebut akan dapat tercapai mengingat tahun ini GM akan terus melakukan inovasi dengan mengeluarkan sejumlah varian Chevrolet terbaru. (ln)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Chevrolet tak akan revisi target
  • China dirikan pabrik pupuk di Vietnam
  • Diperlukan kebijakan Depperin soal batik
  • Penjualan mobil tembus 50 ribu
  • Pusri dan NPCI dirikan pabrik Amonia di Iran
  • Produksi pabrikan di Jepang turun 3,1%
  • Bata kembangkan pabrik di Purwakarta
  • Produk Jerman ramaikan pasar motor
  • Kontribusi sales Volvo di Jatim 6%

Komentar

Beri Komentar