Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur
Kamis, 15/05/2008 11:45 WIB
Produksi industri AS diduga anjlok April
oleh : Elsya Refianti
WASHINGTON (Bloomberg): Produksi industri AS berpeluang anjlok pada April, karena pelambatan belanja konsumen mendorong produsen mobil untuk memangkas produksi, kata para ekonom menjelang keluarnya laporan dari Federal Reserve hari ini.
Produksi pabrikan, pertambangan dan utilitas turun 0,3% setelah naik 0,3% pada Maret, ungkap rerata perkiraan dalam satu survei Bloomberg News. Laporan the Fed regional yang terpisah dari laporan itu juga diduga akan menunjukkan penurunan berlanjut ke Mei.
Bertambah dalamnya keterpurukan perumahan, pembatasan kredit dan melonjaknya harga pangan serta bahan bakar telah menyebabkan konsumen dan pengusaha mengekang pembelian barang-barang mahal, seperti mobil dan mesin. Hanya bertumbuhnya permintaan di luar negeri yang berhasil mencegah pabrikan AS mengalami penurunan lebih lanjut.
Data the Fed mengenai produksi industri akan dikeluarkan pada pkl. 9:15 di Washington. Estimasi dari 76 ekonom yang disurvei berkisar antara penurunan 0,8% hingga kenaikan 0,7%.
Utilitas kapasitas kemungkinan telah anjlok menjadi 80,1%, level terendah dalam dua tahun lebih.
The Fed Bank of New York's Empire State index, yang akan dirilis pada pkl. 8:30, diperkirakan akan menunjukkan pabrikan di wilayah itu stagnan bulan ini, kata hasil survei terhadap para ekonom itu. Satu laporan serupa dari Philadelphia Fed pada pkl. 10:00 diproyeksikan akan menunjukkan pabrikan di wilayah itu terkontraksi pada Mei memasuki bulan keenam.
Penjualan mobil dan truk kecil pada April tergelincir menjadi rata-rata 14,4 juta per tahun, terendah sejak 1998, ungkap data industri. Pejabat di General Motors Corp pekan ini mengatakan perusahaan itu kemungkinan harus meminjam uang tunai dan mengurangi belanja untuk mendanai operasionalnya jika ekonomi memburuk.
GM tengah melakukan pemangkasan produksi 138.000 truk dan mobil sport-utility vehicles (SUV)-nya di empat pabrik di AS dan Kanada tahun ini, di tengah rekor tingginya harga bensin. Penurunan itu mewakili sekitar 10% dari rencana GM untuk memangkas produksi jenis truk dan SUV pada 2008.
Sebagian dari penurunan produksi mobil yang telah diproyeksikan bulan lalu itu juga merefleksikan perpanjangan aksi mogok di American Axle & Manufacturing Holdings Inc, pemasok as terbesar untuk GM.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Petrokimia bangun pabrik amonia dan urea
- Audi A5 segarkan mata pengunjung IIMS 2008
- Hyundai sudah jual 120 unit di IIMS
- Toyota gencarkan kampanye nyetir cerdas bagi wanita
- Penjualaan mobil di Eropa turun 7,9%