Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur
Selasa, 15/07/2008 09:11 WIB
Ekspor bahan baku keramik harus dibatasi
oleh : Dwi Wahyuni
SURABAYA (Bisnis.com): Pelaku industri keramik mendesak pemerintah untuk membatasi ekspor bahan baku keramik karena khawatir industri dalam negeri akan kekurangan pasok.
Ketua Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Achmad Wijaya mengatakan industri keramik di Indonesia akan terus berkembang dengan banyaknya perusahaan yang akan melakukan ekspansi pada tahun ini.
Sementara kapasitas terpasang industri keramik Indonesia saat ini sudah mencapai 320 juta m3. Sebagian besar atau sekitar 70% bahan baku keramik tersebut bergantung dari pasok dalam negeri yang jumlahnya masih sangat besar.
"Namun jika bahan baku itu dibiarkan untuk terus diekspor, bukan tidak mungkin industri keramik dalam negeri akan mengalami kekurangan pasokan," ujar Achmad di Surabaya.
Sebagai antipasi pengusaha meminta kepada pemerintah untuk melakukan pembatasan ekspor bahan baku tersebut. Bila perlu untuk jenis bahan baku tertentu sama sekali tidak diekspor. Achmad menambahkan potensi pasar produk keramik di dalam negeri cukup besar dan masih perlu dikembangkan. "Itu sebabnya industri keramik harus terus tumbuh." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Toyota turunkan prediksi penjualan
- Toyota siapkan Kijang generasi ke-6
- Samsung bidik UKM untuk jual printer
- Tossa ragukan niat Huayu Wijaya beli pabriknya
- Toyota naikkan harga 2 mobil hibrida