Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur


Kamis, 07/08/2008 19:14 WIB

IDB atasi proyek pabrik macet

oleh : Bambang Prio Jatmiko

JAKARTA: Menneg BUMN Sofyan Abdul Djalil mengungkapkan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) bersama National Petrochemical Company of Iran menunjuk Islamic Development Bank (IDB) untuk membantu mengatasi macetnya pendanaan pembangunan pabrik senilai US$500 juta.

Menurut Sofyan, pembangunan pabrik tersebut harus tetap dilanjutkan untuk mencapai target produksi yang ditetapkan.

“Bagaimanapun, pembangunan pabrik patungan di Iran harus dilanjutkan. Kedua perusahaan telah sepakat untuk menunjuk IDB untuk mencarikan pendanaan yang dibutuhkan perseroan,” katanya hari ini.

Dia berharap dana yang dikucurkan IDB dalam bentuk project financing (pendanaan proyek) agar lebih sesuai dengan proyek yang dijalankan. Namun dia tidak bersedia menyebutkan nilai dana yang dibutuhkan secara rinci.

“Saya belum tahu rincian dana yang dibutuhkan. Pusri dan perusahaan dari Iran yang mengetahui detail kebutuhan dananya,” ujar Sofyan.

Pabrik pupuk tersebut merupakan perusahaan patungan antara Pusri dan perusahaan BUMN pupuk Iran, National Petrochemical Company of Iran (NPCI) dengan kepemilikan masing-masing 50%.

Kedua perusahaan sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait rencana pembangunan pabrik urea itu tahun lalu. Namun pembangunan pabrik baru itu saat ini terancam berhenti lantaran kekurangan dana. (ln)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Epson incar ekspor printer senilai US$3,15 miliar
  • Daihatsu pangkas produksi mesin
  • Ford akan jual 20% saham di Mazda
  • KS hentikan produksi baja kasar

Komentar

Beri Komentar