Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur


Selasa, 19/08/2008 14:28 WIB

Venezuela ambil alih kontrol Cemex

oleh : Taufik Wisastra


KARAKAS (AP): Pejabat pemerintah Venezuela didukung pasukan Garda Nasional mengambilalih kontrol atas pabrik semen Cemex SAB milik Meksiko setelah gagal mencapai kesepakatan tentang persyaratan nasionalisasi.

Saat tenggat waktu pembicaraan berakhir pada Senin tengah malam, Menteri Perminyakan Rafael Ramirez mengepalkan tangan ke atas, sementara pekerja yang mengibar-ngibarkan bendera bersorak di satu pabrik seemen Cemex.

"Kami mengambil alih operasi. Dengan keberatan Cemex, kami tidak dapat mencapai kesepakatan," tegas Ramirez di pabrik semen yang berada di bagian timur negara bagian Anzoategui.

Pemerintah mengambilalih kontrol cabang Cemex di negara itu setelah 60 hari menegosiasikan kompensasi atas rencana nasionalisasi yang ditetapkan Presiden Hugo Chavez pada Juni.

Dua perusahaan semen lainnya, Lafarge SA dari Prancis dan Holcim Ltd dari Swiss menyetujui persyaratan nasionalisasi perusahaan mereka di Venezuela pada Senin pagi. Kedua perusahaan itu sepakat sebagai mitra minoritas.

Ramirez mengatakan langkah pemerintah aatas pabrik seemen itu akan diformulasikan hari ini deengan penandatanganan dekrit oleh Chavez.

Chavez sebelumnya menyerukan nasionalisasi terhadap perusahaan semen sebagai satu langkah ke arah sosialisme. Nasionalisasi sebelumnya dilakukan atas perusahaan telekomunikasi dan listrik, produsen baja terbesar negara itu serta proyek minyak utama. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Produsen mobil China minta bantuan pemerintah
  • Importir mobil CBU fokus penuhi pesanan
  • Toyota lanjutkan pemangkasan produksi di AS
  • Chery siap rakit mobil di Thailand

Komentar

Beri Komentar