Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur
Senin, 25/08/2008 16:30 WIB
Toyota naikkan harga 2 mobil hibrida
oleh : Taufik Wisastra
TOKYO (AP): Toyota Motor Corp (TMC) menaikkan harga mobil hibrida Prius dan Harrier di Jepang karena melonjaknya harga baja dan bahan baku lainnya.
Spekulasi merebak bahwa produsen utama otomotif Jepang itu akan segera menaikkan harga mobil di tingkat domestik. Toyota mengakui langkah itu berisiko karena pasar domestik melemah.
Usulan harga ritel yang diumumkan hari ini menunjukkan rata-rata kenaikan 3% untuk dua model hibrida dan rata-rata kenaikan 2% untuk sejumlah mobil komersial.
Mulai bulan depan, harga Prius model S akan hingga 73.500 yen (US$668) menjadi 2,38 juta yen (US$22.000). Mobil Harrier Hybrid Premium S Package akan naik sampai 136.500 yen (US$1.240) menjadi sekitar 4,76 juta yen (US$43.000), menurut siaran pers Toyota Motor Corp.
Perusahaan mobil lainnya mungkin mengikuti langkah itu. Dengan lonjakan harga baja, Chief Executive Nissan Motor Co Carlos Ghosn mengisyaratkan dia menunggu pesaing lebih besarnya untuk mengambil langkah pendahuluan menaikkan harga.
Toyota menyebutkan pihaknya berusaha keras menekan harga dengan mengurangi ongkos produksi. Namun biaya bahan baku diperkirakan masih tinggi. "Kenaikan lebih lanjut harga bahan baku lebih besar dari perkiraan pengurangan biaya TMC." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Meski krisis, AISI tetap gelar pameran motor
- BASF berencana tutup 80 pabrik kimia
- Produksi baja Jepang turun 2,7%
- Krisis mulai tekan industri penunjang telematika
- Produsen mobil China minta bantuan pemerintah