Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur


Jumat, 29/08/2008 14:02 WIB

RI patok produksi 1 juta mobil pada 2011

oleh : Antara

KARAWANG (Antara): Pemerintah menargetkan produksi mobil oleh industri otomotif di dalam negeri akan mencapai satu juta unit pada 2011, seiring dengan pertumbuhan industri dan pasar otomotif nasional.

"Dalam roadmap industri otomotif, pemerintah menetapkan target, [Indonesia] mampu memproduksi satu juta mobil pada 2011," kata Menperin Fahmi Idris pada perayaan produksi satu juta unit transmisi otomatis PT Honda Precision Parts Manufacturing (HPPM) di Karawang, Jawa Barat, hari ini.

Dalam sambutan yang dibacakan Dirjen Industri Alat Transporasi dan Telematika (IATT) Depperin Budi Darmadi, Fahmi mengemukakan pemerintah menargetkan 30% dari produksi mobil di dalam negeri tersebut dijual ke pasar ekspor.

Pada tujuh bulan pertama 2008 ekspor mobil dari Indonesia ke berbagai negara telah mencapai 60.000 unit, sehingga dia memperkirakan pada tahun ini bisa mencapai 100.000 unit lebih.

"Kami optimistis target ekspor mobil yang ditetapkan tahun ini sebesar 80.000 unit bisa terlampaui," kata dia.

Untuk mencapai produksi satu juta mobil pada 2011 dan target ekspor tersebut, lanjutnya, saat ini pemerintah secara konsisten melakukan pembangunan infrastruktur pendukung industri seperti mempercepat pembangunan pembangkit listrik, pelabuhan, pembangunan jalan, dan menyediakan fasilitas lainnya seperti perpajakan untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.

Fahmi berharap HPPM sebagai produsen komponen mobil dan motor turut mendukung pencapaian target pemerintah tersebut.

HPPM merupakan produsen komponen otomotif yang a.l. memproduksi transmisi otomatis, engine valve, four wheel drive untuk kendaraan roda empat dan primary driven gear untuk roda dua. Sebanyak 95% dari produksi perusahaan itu diekspor ke mancanegara.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Epson incar ekspor printer senilai US$3,15 miliar
  • Daihatsu pangkas produksi mesin
  • Ford akan jual 20% saham di Mazda
  • KS hentikan produksi baja kasar

Komentar

Beri Komentar