Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur
Sabtu, 30/08/2008 12:02 WIB
Kunjungan ke diler Harley meningkat
oleh : Taufik Wisastra
LOS ANGELES (Bloomberg): Harley-DavidsonInc, produsen sepeda motor terbesar di AS, menyebutkan lonjakan harga bensin mendorong kenaikan jumlah kunjungan pelanggan ke dilernya.
"Minat yang lebih besar itu tidak mengangkat penjualan seiring kenaikan harga bensin yang mengurangi pendapatan konsumen," ujar Chief Financial Officer (CFO) Tom Bergmann dalam wawancara dengan Bloomberg Television.
Pembuat motor Fat Boy dan Cross Bones itu menyatakan bulan lalu penjualan motor bermesin besar di Amerika Serikat turun 10% sampai Juni dan mungkin akan terus turun tahun ini karena melemahnya ekonomi domestikan. Harga bensin di atas US$4 per galon menyebabkan penurunan 11% penjualan mobildi AS hingga Juli.
"Kami dapat menempuh jarak 40-60 mil dengan sepeda motor per galon. Diler kami mulai melihat lebih banyak Harley di jalan dan meningkatnya minat berkunjung," kata Bergman berbicara dari Milwaukee, basis Harley.
Harga saham Harley ditutup meningkat US$1,42(+3,7%) menjadi US$40,25 di New York Stock Exchange. Harga saham produsen motor ini turun 14% sepanjang tahun ini. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- AISI prediksi pasar motor 2009 hanya 4 juta unit
- Hyundai incar predikat produsen mobil teririt
- Isuzu dan Mazda rumahkan 2.700 pekerja
- Meski krisis, AISI tetap gelar pameran motor
- BASF berencana tutup 80 pabrik kimia