Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Manufaktur
Kamis, 04/09/2008 19:44 WIB
Industri otomotif diminta tak cengeng
oleh : John Andhi Oktaveri
BEKASI (bisnis.com): Wapres Jusuf Kalla meminta industri otomotif tidak cengeng dan meminta pajak kendaraan bermotor tidak dinaikkan, namun ikut menanggung beban masyarakat dan pemerintah yang terhimpit akibat kenaikan harga BBM.
"Beban harus dibagi bersama, jadi perlu upaya bersama untuk mengatasi itu," kata Wapres saat peresmian New Toyota Part Center di Kawasan Industri Cibitung, Bekasi, hari ini.
Pernyataan Wapres tersebut menanggapi Presdir PT Toyota Astra Motor Johny Darmawan yang beberapa saat sebelumnya mengharapkan kestabilan struktur perpajakan atas kendaraan bermotor untuk menjaga pertumbuhan pasar domestik yang sedang membaik.
Wapres menyatakan kenaikan penjualan kendaraan roda empat yang mencapai 48% tahun ini dibanding tahun lalu, di sisi lain menjadi beban besar bagi pemerintah. Begitu juga dengan angka penjualan sepeda motor yang naik 50%.
Menurut dia, lonjakan populasi kendaraan berdampak pada meningkatkan konsumsi BBM yang pada akhirnya menambah subsidi pemerintah. "Subsidi BBM makin meningkat akibat prestasi Anda semua," ujar Wapres.
Menurut dia, kenaikan pajak kendaraan bermotor juga bertujuan untuk lebih memenuhi rasa keadilan. Pemerintah lebih memilih menaikkan pajak kendaraan bermotor dibandingkan menaikkan lagi harga BBM.
"Kalau pajak mobil naik itu adil, hanya pemilik mobil yang kena. Kalau harga BBM yang naik semua merasakan," ujar Wapres. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Meski krisis, AISI tetap gelar pameran motor
- BASF berencana tutup 80 pabrik kimia
- Produksi baja Jepang turun 2,7%
- Krisis mulai tekan industri penunjang telematika
- Produsen mobil China minta bantuan pemerintah