JAKARTA: PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation (Auto2000) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) mencapai Rp400 miliar, untuk mendukung ekspansi bisnis penjualan mobil Toyota seiring pasar otomotif nasional yang bergairah pada tahun ini.
Pada 2010, Auto2000 menargetkan penjualan kendaraan Toyota mencapai 170.000 unit, meningkat 15,2% dibandingkan dengan realisasi kinerja tahun lalu sebanyak 147.527 unit. Peningkatan target penjualan itu seiring pertumbuhan pasar mobil di dalam negeri yang diyakini menguat 13%-15% dan ambisi perusahaan untuk mempertahankan pangsa pasar di kisaran 40%.
Jodjana Jody, Chief Operation Officer PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation (Auto2000) mengatakan tahun ini perusahaan sudah menganggarkan belanja modal sebesar Rp300 miliar hingga Rp400 miliar untuk mengantisipasi pertumbuhan pasar kendaraan di Tanah Air. “Itu sudah kami anggarkan. Kalau kondisi ekonomi terus bagus, kami siap mengucurkan capex sebesar Rp400 miliar,” katanya, hari ini.
Dia menjelaskan dari besaran belanja modal tersebut, sebagian di antaranya ditanamkan untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur logistik seperti stockyard center (lahan untuk stok kendaraan), membuka 10 showroom (outlet) baru dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (manpower).
Peningkatan kapasitas infrastruktur logistik, jaringan ritel dan sumber daya manusia itu, tambah Jodjana, dinilai penting mengingat peningkatan pasar otomotif nasional perlu diimbangi dengan pengembangan kapasitas infrastruktur. Pada 2010, Auto2000 berencana membangun stockyard center baru di Palembang (Sumatra Selatan) dan Balikpapan (Kalimantan Timur). Langkah ini melengkapi fasilitas serupa yang telah dibangun di Surabaya (Jawa Timur), Bandung (Jawa Barat), dan Medan (Sumatra Utara).
“Kalau jualan tinggi tetapi kapasitas stockyard terbatas tentu bisa jadi masalah. Kalau volume stok normal, setidaknya dibutuhkan kapasitas stockyard sebesar 9.000 unit kendaraan. Kami mengantisipasi pertumbuhan penjualan 5 tahun ke depan, sehingga perlu membangun fasilitas-fasilitas baru,” paparnya.
Terkait ekspansi jaringan ritel, sebanyak 10 outlet baru yang akan dibangun Auto2000 bersama diler-dilernya, tersebar di sejumlah kota di Indonesia, mulai dari DKI Jakarta, Kalimantan, Bali dan Sumatra. Saat ini, penjualan mobil Toyota oleh Auto2000 didukung oleh 137 outlet secara nasional.
Jodjana menuturkan ekspansi bisnis tersebut dilakukan sejalan dengan prospek perekonomian nasional pada tahun ini yang diyakini positif, nilai tukar rupiah yang stabil, inflasi yang terjaga dan komitmen belanja modal pemerintah yang kuat untuk lima tahun ke depan. Auto2000, saat ini memberikan kontribusi sebesar 80% terhadap total penjualan mobil Toyota yang diageni oleh PT Toyota Astra Motor (TAM).
Pada Januari lalu, Auto2000 mampu memasarkan sebanyak 16.161 unit kendaraan, naik signifikan dibandingkan dengan posisi Desember 2009 sebesar 14.509 unit dan menguat dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu yakni 10.143 unit. “Model-model yang mengalami peningkatan permintaan seperti Avanza, Kijang Innova, Rush, Foturner, Hilux, Yaris dan Dyna. Di Februari ini kami mematok angka penjualan tinggi sekitar 17.500 unit, dikarenakan tren permintaan yang menguat pada awal tahun,” pungkasnya.(msb)