JAMBI (Bisnis.com): Pemprov Jambi akan membuat pilot project pertama pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui pariwisata dengan mengandalkan produk yang berkarakter global.
Edy Putra Irawady, Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan, menyatakan pola itu ditempuh sebagai terobosan pada pola pengembangan UMKM berorientasi pada program yang selama ini dilakukan.
"Hasil dari program itu hanya menyita anggaran pemerintah yang besarnya mencapai Rp18 triliun-Rp20 triliun per tahun. Karena itu, ini adalah pilot project yang diharapkan bisa lebih efektif mengambangkan UMKM," ujarnya di Jambi, Minggu
Edy mengatakan pola pengembangan seperti itu sudah tidak layak dilakukan lagi. Sebaliknya konsep pemberdayaan UMKM melalui pariwisata justru akan membuat seluruh instansi pemerintah akan saling mendukung untuk mewujudkan produk wisata unggulan berkarakter global dan provinsi Jambi memiliki potensi itu.
"Kalau pola pengembangan UMKM melalui pariwisata ini berhasil diterapkan maka dunia akan mencontohnya karena pendekatan semacam ini bisa mengubah keunggulan kompetitif menjadi komparatif," katanya.
Jika terus berkutat pada keunggulan kompetitif, kata Edy, dimana Indonesia dalam hal daya saing pariwisata kini di peringkat 81 dari 80 negara pada tahun sebelumnya, sulit memenangkan persaingan global tersebut.(nn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »