Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata


Rabu, 23/04/2008 14:13 WIB

Budpar kemas paket pulang kampung warga China

oleh : Hilda Sabri Sulistyo

JAKARTA: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata akan membidik kunjungan wisatawan China melalui pendekatan emosional dan sejarah dengan membuat paket pulang kampung bagi sedikitnya tiga juta warga China ex PP 10/60 dan keturunannya  yang sudah beranak-cucu.

"Kami minta kalangan industri pariwisata tawarkan paket wisata inbound antara lain ke Jakarta, Semarang, Jawa Tengah, Surabaya, Jatim, Pontianak,Kalbar dan tempat lainnya dari mana warga China itu pernah tinggal di Indonesia sehingga dalam Visit Indonesia Year tahun ini sudah terealisasi dan kunjungan wisatawan China ke Indonesia bisa meningkat," kata Sapta Nirwandar, dirjen pemasaran Deppbudpar, hari ini.

Pihak Budpar sudah bertemu dengan ketua Returned Chinese Overseas di  sela-sela kegiatan Guang Zhou International Travel Fair awal April lalu dan mereka mendukung upaya ini.

Selain itu, perusahaan penerbangan Garuda Indonesia akan memberikan harga khusus untuk tiket penerbangan,tambahnya. Menurut Sapta, dalam Guangzhou International Travel Fair yang berlangsung awal April lalu, Budpar dan industri pariwisata RI yang menjadi peserta di bursa wisata itu tidak menemukan lagi pertanyaan soal keamanan dan kekhawatiran lainnya yang sering terjadi.

"Citra Indonesia di mata warga China sudah baik jadi kita harus manfaatkan momentum itu untuk bisa menjaring lebih banyak wisatawan dari negara itu, apalagi olimpiade Beijing juga semakin dekat jadi kita tidak hanya membidik warga China tapi juga wisman yang datang ke perhelatan dunia itu di Beijing,"

Pihaknya optimistis dengan memanfaatkan kedekatan emosional tersebut, pemerintah dapat menjaring sedikitnya 400.000 turis China ke Indonesia. Tahun 2006 jumlahnya baru berkisar 200.000 dan akhir 2007 mencapai 300.000 terbesar ke Bali.

Akses udara dengan penerbangan reguler yang banyak yang dilayani maskapai penerbangan Indonesia sehingga tidak ada masalah transportasi. Pada waktu Imlek awal tahun, kata Sapta, banyak turis China yang merayakannya di Indonesia sampai ada 5 carterflight tambahan dari Shanghai ke Bali dan enam charter flight dari Guang zhou.

Sementara itu, Nia Nistjaja, direktur Konvensi, Insentive dan Pameran Depbudpar , mengatakan warga China yang pulang kenegaranya setelah keluar PP10/60 masih menjaga silaturahmi diantara mereka, tetap bisa berbahasa daerah dimana mereka pernah tinggal.

"Sekitar dua jam dari Guangzhou, diperkebunan the Yin Hua ada kampung jawa ex PP 10/60 ini dan juga kampong Aceh. Merka dulu berasal dari Semarang, Solo, Pemalang, Purwokerto, Tegal. Mereka yang berasal dari Sumatra seperti Meulaboh, Aceh Medan, Pontianak dan daerah lainnya berkumpul di kampong Aceh,"

Uniknya, kata Nia, mereka tetap melestarikan masakan daerah di Indonesia serta tari-tarian dan musik sehingga selama kunjungannya di sana, rombongan Budpar di suguhi masakan opor ayam, kue lemper, ongol-ongol dan dihibur dengan tari-tarian yang dibanggakan pada anak-cucu.

"Kita akan garap serius potensi 3 juta warga China berikut keturunannya ini dengan mengemas paket pulang kampong sehingga mereka bisa bernostalgia. Apalagi anak-cucunya kini sudah hidup mapan sehingga potensi untuk menjaring mereka berkunjung ke Indonesia besar.

Untuk menaring turis China melalui ikatan kekeluargaan dan emosional ini, pihaknya kini pro-aktif bersinergi dengan perhimpunan marga Tionghoa yang ada di Indonesia.

Perhimpunan marga XU di Indonesia sudah mengemas berbagai kegiatan untuk mendorong wisata pulang kampong itu.

"Pada 19 April lalu, Perhimpunan Marga Jiao Ling di Indonesia juga mengadakan reuni. Di Indonesia jumlah keturunan marga ini ada sekitar 220.000 orang jadi kita harapkan mereka membuat kegiatan meeting, incentives untuk mengajak keluarga dan kerabatnya berwisata ke Indonesia," kata Nia. (dj)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Kenaikan harga BBM tak pengaruhi wisman
  • STB gelar lagi The Great Singapore Sale
  • 22 Negara akan ikuti IITF 2008
  • Exciting Gold Coast digelar di eX Plaza
  • ITTF targetkan transaksi US$10 juta
  • Paket wisata lansia diujicoba Mei
  • Menbudpar akan sematkan pin ke Bill Gates
  • Sejumlah pengusaha resor keluhkan sepi pengunjung
  • Budpar kemas paket pulang kampung warga China

Komentar

#1 - Budpar kemas paket pulang kampung warga China

Setuju dengan program tersebut... semoga dengan program tersebut Visit Indonesia Year 2008. Indonesia kembali berjaya

Alex l. Setiawan - Pontianak/Indonesia @ 23/04/2008 - 14:55 WIB dari 125.160.93.200 (200.subnet125-160-93.speedy.telkom.net.id)

Beri Komentar