Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata


Rabu, 23/04/2008 19:56 WIB

Sejumlah pengusaha resor keluhkan sepi pengunjung

oleh : Dewi Astuti

JAKARTA (Bisnis): Sejumlah pengusaha resor dan objek wisata di Kepulauan Seribu mengeluhkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan akibat kebijakan pemerintah yang mengharuskan pemakaian bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di wilayah tersebut.

Ketentuan itu telah diberlakukan secara efektif oleh PT Pertamina (Persero) sejak Maret lalu, yang intinya mewajibkan setiap kapal yang beroperasi ke objek wisata di wilayah itu untuk memakai Pertamax atau Pertamax Plus.

Selain itu, operasional mesin diesel pada objek wisata di pulau-pulau itu juga harus memakai BBM kategori non-subsidi.

Leonardo, Direktur Utama PT Pulau Sepa Permai, objek wisata yang berlokasi 54 mil laut dari Jakarta, mengungkapkan ketentuan tersebut memaksa setiap pengelola objek wisata untuk menaikkan harga angkut setiap wisatawan dari pulau yang satu ke pulau lainnya.

“Akibat kebijakan itu, kami terpaksa menaikkan harga angkut kepada setiap wisatawan dari Jakarta ke sini [Pulau Sepa] ataupun dari pulau kami ke objek wisata di pulau lain, dari sebelumnya Rp100.000 per orang menjadi Rp180.000,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis, hari ini.

Menurut penuturannya, langkah yang terpaksa ditempuh oleh pengelola itu telah berdampak langsung pada penurunan jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun asing, pada bulan ini.

Dia menyebutkan jumlah kunjungan rata-rata wisatawan biasanya mencapai 400 orang per bulan ketika operasional kapal boleh memakai BBM jenis Premium. Namun sejak pemberlakuan kebijakan Pertamina yang baru, kunjungan menurun drastis sekitar 50% menjadi 200 orang per bulan.

Bila kondisi itu terus berlanjut, Leonardo mengkhawatirkan bisnis wisata di Kepulauan Seribu akan mati karena beban biaya operasional yang terlalu tinggi yang harus ditanggung oleh pengusaha.

Apalagi, lanjutnya, objek wisata di Kepulauan Seribu hanya bisa mengambil momen ketika akhir pekan, berbeda dengan objek wisata pulau di daerah lain seperti Bali yang hidup setiap hari. (dj)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Kenaikan harga BBM tak pengaruhi wisman
  • STB gelar lagi The Great Singapore Sale
  • 22 Negara akan ikuti IITF 2008
  • Exciting Gold Coast digelar di eX Plaza
  • ITTF targetkan transaksi US$10 juta
  • Paket wisata lansia diujicoba Mei
  • Menbudpar akan sematkan pin ke Bill Gates
  • Sejumlah pengusaha resor keluhkan sepi pengunjung
  • Budpar kemas paket pulang kampung warga China

Komentar

Beri Komentar