Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata


Selasa, 24/06/2008 18:05 WIB

SDM pariwisata perlu dioptimalkan

oleh : Hilda sabri Sulistyo


JAKARTA (Bisnis.com): Pengembangan SDM di bidang pariwisata khususnya yang menempati posisi strategis di lingkungan pemerintahan harus dilakukan secara optimal dan berkesinambungan, kata Zacky Siraj, Sekjen Masyarakat Pariwisata Indonesia.

"Kalau SDM pariwisata di lingkungan pemerintahan pusat, provinsi, Kabupaten dan pemkot dioptimalkan maka mereka dapat merespon dengan cepat perkembangan dan perubahan yang terjadi secara cepat dan arief baik secara lokal, daerah, regional maupun global," tuturnya.

Menurut dia, dengan diakuinya pariwisata sebagai suatu disiplin ilmu oleh Dirjen Dikti, Depdiknas akhir Maret akan mendorong berbagai perguruan tinggi negri maupun swasta untuk membuka pendidikan strata satu (S1) di bidang pariwisata sehingga peluang untuk meningkatkan kemampuan SDM pariwisata besar.

Selama ini, ujarnya, karena pariwisata belum diakui sebagai suatu disiplin ilmu maka SDM yang mempunyai kompetensi untuk mengembangkan rancang bangun dan kebijakan kepariwisataan jumlahnya masih terbatas.

"Pariwisata bukan hanya memerlukan tenaga teknis dan para profesional tapi juga akademisi, peneliti, ilmuwan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan tentang kepariwisataan," ujarnya dalam diskusi terbatas Forum Dialog Pariwisata di Gedung Nugra Santana.

Zacky mengungkapkan status keilmuan pariwisata secara konsisten dilakukan oleh sesepuh pariwisata Indonesia Nyoman S Pendit, salah satu anggota Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) bersama kalangan akademisi dan Depbudpar sehingga akhirnya datanglah pengakuan tersebut.

"Paradigma pembangunan Indonesia ke depan harus beralih dan bertumpu pada sumber daya manusia (SDM) yang dapat mengembangkan kreativitas dan inovasinya dalam mengembangkan dan melestarikan SDA."

Pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh SDM berkompetensi internasional akan mampu merespons kecendrungan perubahan pasar global dengan menciptakan produk dan event pariwisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan wisatawan global.

"Indonesia sejak dulu dikenal punya sumber da ya alam berlimpah seperti minyak sehingga orientasi pembangunannya bertumpu di situ dan mengabaikan sumber daya potensial lainnya," jelas Zacky. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Pemerintah genjot wisman guna capai target
  • Pemerintah dorong festival kedaerahan
  • Festival Singkarak targetkan 35.000 wisatawan
  • Dinas Pariwisata DKI seleksi festival lokal

Komentar

Beri Komentar