Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata
Jumat, 04/07/2008 13:41 WIB
Jakarta Great Sale akan digeser waktunya
oleh : Nurudin Abdullah
JAKARTA (Bisnis.com): Dinas Pariwisata DKI Jakarta akan mempertimbangkan usulan sejumlah pengusaha ritel agar Jakarta Great Sale (JGS) digeser waktunya tidak pada Juni-Juli karena kegiatan serupa juga digelar di Singapura dan Kuala Lumpur pada bulan yang lebih awal.
Jarak kegiatan serupa yang waktunya relatif berdekatan menyebabkan JGS kurang menarik karena banyak konsumen yang sudah memborong beraneka produk dengan diskon mencapai di atas 50% selama musim sale di dua negara tetangga itu.
Kadis Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan bisa saja waktu penyelenggaraan kegiatan tahunan JGS digeser waktunya sehingga lebih menarik dan dapat mencapai sasaran sesuai harapan konsumen, pengusaha dan pemerintah.
"Banyak hal yang harus menjadi pertimbangan dalam upaya menyukseska JGS, termasuk kemungkinan menggeser waktu penyelenggaraan dan sasaran konsumen yang dibidik," katanya di Jakarta hari ini.
Dia mengatakan penyelenggaraan JGS yang sekarangn ini dikaitkan dengan kegiatan memperingati HUT Kota Jakarta itu bisa meniru event serupa di Beijing. Pemerintah kota Beijing memanfaatkan jumlah penduduk kota itu dan daerah sekitarnya yang cukup banyak sebagai target pasar dan tidak perlu tergantung pada wisatawan manca negara.
Jakarta dengan penduduk mencapai sekitar 12 juta jiwa, termasuk dari daerah penyangga, merupakan potensi pasar yang baik untuk menyemarakkan event JGS, terutama saat musim liburan sekolah seperti sekarang ini. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Pemkot Solo gandeng 10 hotel untuk WHC 2008
- Angkutan wisata Bali minta jaminan pasok BBM
- Visit Toraja Mountain Eden diluncurkan
- Buku Bali Travel Planner segera diterbitkan
- Puncak wisata kuliner digelar di Surabaya