Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata
Selasa, 08/07/2008 15:15 WIB
BPW Jatim giat ikuti tabel top
oleh : Dwi wahyuni
SURABAYA (Bisnis.com): Pengusaha biro perjalanan wisata (BPW) Jatim sepakat untuk meningkatkan kegiatan tabel top di luar negeri guna mengimbangi biro perjalanan asing yang belakangan sering mengadakan road show di Surabaya.
Sekretaris Eksekutif Asita Jatim mengatakan pengusaha agen perjalanan Indonesia tidak dapat mengandalkan peran pemerintah untuk melakukan promosi pariwisata di luar negeri. Berbeda dengan travel luar negeri yang hampir seluruh kegiatan promosinya dibiayai pemerintah bersangkutan.
Berdasarkan catatan Asita Jatim, hampir setiap pekan beberapa travel agent dari Malaysia, Singapura, Hong Kong dan Filipina melakukan road show di Surabaya. Selain disponsori langsung oleh pemerintah mereka, tidak jarang dalam kegiatan promosinya itu menyertakan menteri atau pejabat deparetemen pariwisata negara bersangkutan.
"Kami tidak ingin kecurian start dan untuk mengimbangi kegiatan tersebut travel agent anggota Asita di Jatim sepakat bahwa tahun ini mereka harus lebih gencar lagi melakukan promosi di luar negeri," ujar Nanik di Surabaya.
Namun, menurut dia, pengusaha agen perjalanan Jatim lebih menyukai road show melalui media tabel top dibanding mengikuti pameran yang banyak ditawarkan oleh KBRI di luar negeri. Padahal kegiatan semacam itu akan membutuhkan biaya yang jauh lebih besar.
Sebagai gambaran sekali tabel top yang diikuti 20 agen perjalanan di negara Asia bisa menghabiskan dana Rp200 juta-Rp400 juta-an. Untuk di Eropa biayanya lebih tinggi lagi yakni bisa mencapai lebih dari Rp500 juta.
Tabel top bisa diikuti 20-40 perusahaan biro perjalanan wisata yang dikoordinasi oleh Asita. Masing-masing perusahaan dapat satu meja untuk bisa berjualan langsung kepada para buyers di luar negeri yang sengaja diundang ke acara bersangkutan.
"Jadi sasaran marketnya sudah jelas dan grup-grup yang akan membeli paket tur kami sudah ada, beda dengan pameran yang sifatnya masih gambling," paparnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Pemkot Solo gandeng 10 hotel untuk WHC 2008
- Angkutan wisata Bali minta jaminan pasok BBM
- Visit Toraja Mountain Eden diluncurkan
- Buku Bali Travel Planner segera diterbitkan
- Puncak wisata kuliner digelar di Surabaya