Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata


Selasa, 05/08/2008 19:45 WIB

Pemprov DKI tingkatkan kualitas SDM pariwisata

oleh : Nurudin Abullah

JAKARTA (Bisnis.com): Pemprov DKI Jakarta baru mampu meningkatkan kualitas ketrampilan 5.300 orang dari 220.000 tenaga kerja yang sudah terserap di sektor industri pariwisata di Ibu Kota.

Upaya meningkatkan kualitas SDM di bidang industri pariwisata ditempuh dengan kegiatan training secara berkelanjutan yang dilaksanakan atas kerja sama Dinas Pariwisata DKI dan kalangan industri jasa tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Arie Budhiman mengatakan sebanyak 220.000 tenaga kerja yang sudah bekerja di bidang industri pariwista di Ibu Kota harus ditingkatkan kualitas kemampuan guna mencapai standar kompetensi profesi yang diakui internasional.

"Kemampuan kami dalam memfasilitasi para pekerja bidang pariwisata untuk mencapai standar kompetensi profesi secara internasional itu baru menjangkau 5.300 orang dari 18 jenis jabatan," katanya di Jakarta, hari ini.

Dia mengatakan jenis jabatan di sektor industri pariwisata mencapai 620 yang a.l. terdiri dari general manager, chef, department manager, dan front desk, yang mencakup tingkat manajemen hingga bell boy. Dari total jenis jabatan pada industri pariwisata, Dinas Pariwisata DKI baru menjangkau 18 jenis jabatan yang menjadi target pelatihan dan terfokus pada posisi front liner yang langsung berhadapan dengan konsumen dan penyelia.

Menurut Arie, jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor industri pariwisata DKI Jakarta mencapai lebih dari 220.000 orang yang a.l. bekerja di perhotelan, biro perjalanan, restoran dan tempat hiburan. Jumlah tersebut akan membengkak jika dihitung dengan orang yang pekerjaannya terkait dengan industri pariwisata, seperti supir taksi, pramuniaga yang menjual produk souvenir maupun berbagai kebutuhan orang yang berwisata.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Surabaya kembangkan pasar baru di Swedia
  • Kemenangan Obama akan dorong turis ke RI
  • Krisis tak pengaruhi turis Rusia ke Bali
  • Target devisa dari pariwisata US$8 miliar

Komentar

Beri Komentar