Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata
Senin, 11/08/2008 18:50 WIB
Asita NTB dan DKI bahas promosi wisata
oleh : Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (bisnis.com): Kalangan industri pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan table top dengan anggota Asita DKI Jakarta untuk mendorong kunjungan wisatawan domestik yang mencapai 60% dari kunjungan 1.500 penumpang pesawat ke Mataram per hari.
Ketua Asita NTB Misbach Mulyadi mengatakan kegiatan table top yang dilakukannya kali ini dengan mengundang 100 perusahaan dari Banten, Jakarta dan Jawa Barat sehingga pihaknya dapat mempromosikan potensi wisata yang ada di Lombok dan Sumbawa sekaligus Jakarta.
"Saat ini traffic penumpang pesawat terbang ke Mataram, Lombok, tiap hari sekitar 1.500 orang dan 60% adalah wisatawan domestik dan sisanya mancanegara dari Australia, Eropa terutama Jerman dan Belanda dengan lama tinggal tiga hari," katanya di sela-sela kegiatan itu di Hotel Sahid Jakarta, hari ini.
Menurut dia, kegiatan table top dengan melakukan pertemuan langsung antara agen perjalanan dan perhotelan di Lombok dengan mitra kerjanya di Jakarta sengat penting untuk memberikan informasi mengenai produk wisata baru di NTB dan berbagai fasilitas lainnya.
"Kali ini kami membawa rombongan dari 40 perusahaan untuk bertemu dengan 100 travel agent di Jakarta. Pangsa pasar Jakarta masih sangat besar apalagi orang Jakarta kini sudah terbiasa menghabiskan waktu week-end di luar kota jadi kami mencoba menjaring kunjungan wisatawan dari Jakarta untuk berlibur ke Lombok."
Ketua Asita DKI Jakarta Herna Danuningrat mengatakan pihaknya menyambut baik sikap proaktif dari rekan-rekan Asita NTB karena akan memudahkan pengemasan paket wisata dan membuat promosi bersama untuk menjaring wisatawan nusantara untuk berlibur ke Lombok.
"Kami harapkan pengurus Asita di berbagai daerah melakukan kegiatan promosi dan tukar menukar informasi dengan mitra kerjanya di pusat sehingga kita bisa bersama-sama dapat bersinergi," kata Herna.
Sementara itu, Awan Aswinabawa, CEO A& E Holidays, Lombok mengatakan keikutsertaannya dalam table top ini cukup efektif karena dari data yang diterimanya kenaikan kunjungan wisatawan domestik dari Jakarta khususnya untuk kegiatan leisure dan incentive naik 25%.
"Respons dari travel agent yang kami undang untuk table top dari provinsi Banten, Jakarta dan Jawa Barat cukup baik. Dalam kesempatan ini saya mendorong kegiatan meeting, incentive, conference dan exhibition (MICE) di Lombok karena sudah ada fasilitas konvensi untuk 1.000 orang di suatu hotel baru dan 600 orang di hotel lainnya," kata Awan.
Pihaknya optimistis, promosi di kota-kota besar di Pulau Jawa ini akan berdampak positif tahun depan ketika berbagai fasilitas baru akan rampung di tahun 2009 seperti bandara baru, resort baru dan rencana Air Asia untuk membuka rute Kuala-Lumpur- Mataram atau Kuala Lumpur-Jogya-Mataram," tambahnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Aston Marina Hotel ajak wisnus berwisata kuliner
- Surabaya perlu insentif kembangkan MICE
- Pertumbuhan pariwisata dunia hanya 2%-3%
- Pariwisata RI terkaya dalam olahraga air
- Wisata selam tak terpengaruh krisis global