Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata
Kamis, 21/08/2008 17:43 WIB
Puncak wisata kuliner digelar di Surabaya
oleh : Dwi Wahyuni
SURABAYA (bisnis.com): PT Indofood Sukses Makmur Tbk akan mengakhiri puncak wisata selera Indofood di Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya dengan menghadirkan sekitar 40 depot dan warung yang menjajakan kreasi menu populer tradisional Jatim.
Karls Nayoan Jab, Brand Manager Central Marketing Division PT Indofood Sukses Makmur Tbk, mengatakan wisata selera Indofood yang diawali di Bandung berlanjut di Yogyakarta itu cukup sukses dengan jumlah pengunjung lebih dari 20.000 orang.
Bahkan di Bandung total pengunjungnya mencapai sekitar 50.000 orang. "Kami berharap di kota terakhir Surabaya ini, antusias pengunjungnya bisa menyamai Bandung atau Yogyakarta," ujar Karls kepada wartawan di Surabaya.
Wisata kuliner yang akan berlansung pada Minggu itu diawali jalan sehat keluarga yang disusul dengan sajian jajanan dan makanan top Jawa Timur. Sedikitnya 40 tenda akan menawarkan kreasi menu tradisional seperti rawon setan, lontong balap, semanggi Surabaya, rujak soto, sate barongan dan sebagainya.
"Tentu tidak ketinggalan tenda kreasi Indofood yang akan menampilkan menu kreasi produk Indofood seperti pepes mie, mie rasa cakalan dan mie telur serta chiki cheese cake, puding chiki dengan menggandeng ibu-ibu PKK sebagai juru masaknya," papar Karls.
Sementara itu, Sendi Sugiharto, GM Central Marketing PT Indofood mengatakan selain unik dan bersifat menghibur, wisata selera ini juga mencoba mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kuliner khas daerah setempat.
Bagi Indofood sendiri, lanjut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian serta penghargaan terhadap makanan khas asli daerah. Indoensia memiliki berbagai makanan khas yang lezat dan menarik. "Keanekaragaman makanan ini menjadi suatu kekayaan yang patut dilestarikan agar tidak tergeser oleh kehadiran makanan modern dari negara lain." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Aston Marina Hotel ajak wisnus berwisata kuliner
- Surabaya perlu insentif kembangkan MICE
- Pertumbuhan pariwisata dunia hanya 2%-3%
- Pariwisata RI terkaya dalam olahraga air
- Wisata selam tak terpengaruh krisis global