Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata


Kamis, 04/09/2008 12:49 WIB

Aksi protes hambat wisman ke Thailand

oleh : Taufik Wisastra


BANGKOK (Bloomberg): Thailand mungkin sulit memenuhi target kunjungan 15,7 juta wisatawan asing tahun ini di tengah krisis politik yang mengurangi kepercayaan dan mengancam pertumbuhan ekonomi.

Maskapai dan hotel melaporkan pembatalan setelah PM Samak Sundaravej menerapkan keadaan darurat pekan ini saat 5.000 demonstran menduduki kompleks kantor perdana. Bentrokan antara pendukung dan penentang pemerintah menyebabkan satu orang tewas dan lusinan lainnya cedera.

Sejumlah negara termasuk Singapura dan Korea selatan mengingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Thailand jika tidak penting benar.

Pertumbuhan ekonomi Thailand melambat untuk pertama kali dalam setahun terakhir pada kuartal terakhir. Bank sentral memperkirakan ekspansi akan terus melemah pada semester II saat protes terhadap pemerintahan Samak memukul sentimen dan membuat investor pergi.

"Kita sendiri yang memperburuk situasi dengan protes dan keadaan darurat. Sejumlah negara menangguhkan keputusan perjalanan. Jika situasi ini tak tertatasi hingga pertengahan bulan, kita akan kehilangan banyak wisatawan," ujar Apichart Sankary, ketua Asosiasi Agen Perjalanan Thailand.

Bandara tersibuk kedua di negara itu di Phuket dipaksa tutup 43 jam dari 29-31 Agustus karena protes antipemerintah. Penutupan itu menjadikan Airports of Thailand Pcl mengalami kerugian sekitar 5,7 juta baht (US$172 juta), kata penjabat Presiden Serirat Prasutanond.

Demonstrasi juga terjadi di bandara lain di selatan Thailand, termasuk di Provinsi Krabi dan Songkhla, sementara layanan kereta api di wilayah itu dihentikan sementara. Orang asing yang tiba di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, turun sepertiga dari 80.000 per hari.

Sekitar 9,3 juta turis mengujungi negara itu pada tujuh bulan pertama tahun ini, sementara tingkat hunian hotel sekitar 56,4%paada Juli, menurut Bank of Thailand. Thailand berharap meraih 600 miliar baht dari pariwisata tahun ini. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Surabaya kembangkan pasar baru di Swedia
  • Kemenangan Obama akan dorong turis ke RI
  • Krisis tak pengaruhi turis Rusia ke Bali
  • Target devisa dari pariwisata US$8 miliar

Komentar

Beri Komentar