Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Pariwisata


Jumat, 05/09/2008 14:33 WIB

Bundaran HI bisa jadi pusat kegiatan MICE

oleh : Hilda Sabri Sulistyo

JAKARTA (bisnis.com): Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) diproyeksikan menjadi sentra kegiatan meeting, incentive, conference & exhibition (MICE) yang mampu menjadikan Jakarta sebagai destinasi konvensi kelas dunia.

"Kami sudah hadir dengan grand ballroom yang menampung 4.000 peserta konvensi dan ada Hotel Grand Hyatt, Hotel Mandarin, Hotel Nikko yang bisa dijangkau hanya dengan berjalan kaki, bukankah itu suatu kekuatan baru bagi kegiatan wisata konvensi di Ibu Kota ini," ujar Gerhard E Mitrovits, GM Hotel Indonesia Kempinski.

Menurut dia, baru dari empat hotel saja total sudah dapat menyediakan 1.000 kamar, belum melibatkan hotel bintang lima lainnya di kawasan itu sehingga Jakarta mampu menyiapkan ribuan kamar hotel untuk satu konferensi besar yang melibatkan ribuan peserta.

Hotel Indonesia Kempinski sendiri akan beroperasi pada Oktober dengan menghadirkan 289 kamar yang luas berukuran 68-72 m2 hingga 421 m2 dilengkapi berbagai fasilitas kualitas tinggi termasuk Wi-Fi, broadband juga in room entertainment.

"Saya yakin para profesional conference organizer (PCO) dunia akan memilih kawasan Bundaran HI karena jarak demikian dekat tidak butuh kendaraan untuk mentransfer peserta dari hotel ke tempat konferensi. Bayangkan berapa besar penghematan yang dapat mereka lakukan jika mengadakan acara di kawasan ini," ujarnya bersemangat.

Sudah saatnya, Jakarta dipromosikan sebagai destinasi MICE kelas papan atas karena kenyataannya semua infrastuktur dan sarananya sudah tersedia tinggal pengemasan, pemasaran dan fokus dalam menjaring pasar dikaitkan dengan kemudahan aksesibilitas udara yang sudah dimiliki.

Dia mengungkapkan tidak sulit bagi PCO untuk membuat program pre-post conference karena Jakarta dikelilingi dengan obyek-obyek wisata menarik. Ibu Kota bahkan mampu memberikan beragam jenis paket wisata yang lengkap mulai dari wisata sejarah, wisata ziarah, wisata golf, wisata spa, wisata belanja, ekowisata bahkan wisata bahari di Kepulauan Seribu.

"Jangan dikira Jakarta tidak bisa menawarkan paket ekowisata, mau lihat orangutan tidak perlu ke Kalimantan, mau wisata kebun, naik gunung, lihat danau yang indah semua bisa dilakukan di kawasan Bogor dan Puncak, Jawa Barat," kata Gerhard E Mitrovits.

Untuk mewujudkan Jakarta sebagai tujuan wisata konvensi dunia, pihaknya sudah memasarkan kegiatan insentif dari berbagai perusahaan di mancanegara terutama Eropa untuk mengadakan kegiatan MICE di Jakarta. Pihaknya bahkan juga mengundang pers asing untuk Famtrip melihat langsung berbagai fasilitas yang ada.

Pihaknya menilai selain kawasan Bundaran HI, industri pariwisata dan pemprov DKI bisa mempromosikan sentra konvensi lainnya seperti di kawasan Senayan karena ada Jakarta Convention Centre atau di kawasan Kemayoran karena di tempat-tempat itu semua fasilitas sudah tersedia.

Pihaknya berharap pemerintah segera membenahi berbagai fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu gerbang utama Ibu Kota. Jika memungkinkan bahkan pengelolaan bandara mengacu pada Bandara Changi, Singapura atau Bandara Schipol, Belanda. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Surabaya kembangkan pasar baru di Swedia
  • Kemenangan Obama akan dorong turis ke RI
  • Krisis tak pengaruhi turis Rusia ke Bali
  • Target devisa dari pariwisata US$8 miliar

Komentar

Beri Komentar