JAKARTA (bisnis.com): Bea keluar (BK) minyak kelapa sawit mentah (CPO) untuk pengiriman Juli ditetapkan sebesar 3% sama dengan bulan sebelumnya.
Hal itu mengingat harga rata-rata CPO di CIF Rotterdam sebesar US$757,43 per ton. Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan, ekspor minyak sawit akan dikenakan bea keluar 3% saat harga rata-rata CPO US$751-US$800 per ton. Harga patokan ekspor (HPE) sebesar US$683 per ton.
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan bea keluar CPO untuk Juli masih sama dengan bulan ini sebesar 3%. "Masih sama, tidak ada perubahan sebesar 3%," ujarnya seusai Operasi Pasar Minyakita hari ini.
Ekspor minyak sawit mentah untuk pengapalan Juni berdasarkan harga CIF Rotterdam mencapai US$774,93 per ton. Rata-rata harga sawit mengalami penurunan terkait dengan permintaan impor dari India yang mulai menurun sejak awal bulan ini.
Ekspor minyak sawit akan dikenakan bea keluar 1,5% saat harga di CIF Rotterdam US$701-US$750 per ton dan akan dikenakan 3% saat harga US$751-US$800 per ton. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »