Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Selasa, 29/04/2008 11:11 WIB
RI-Timor Leste teken perjanjian dagang
oleh : Ratna Ariyanti
JAKARTA: Hari ini Indonesia dan Timor Leste akan menandatangani perjanjian perdagangan yang akan mendorong peningkatan perdagangan kedua negara.
Selama ini Timor Leste mengandalkan pasokan barang kebutuhan pokok dari Indonesia. Sebanyak 75% dari total impor Timor Leste berasal dari Indonesia sehingga neraca perdagangan Indonesia selalu surplus. Sayangnya tren perdagangan kedua negara terlihat terus menurun rata-rata sebesar 7,35%.
Komoditas utama ekspor Indonesia ke Timor Leste antara lain peraltan rumah tangga, barang elektronik, bahan makanan dan minuman, serta bahan bangunan. Sementara itu komoditas ekspor Timor Leste ke Indonesia antara lain berupa kopi dan kayu gergaji.
Kurang berkembangnya hubungan ekonomi kedua negara disebabkan oleh sejumlah faktor di antaranya adalah keterbatasan permintaan dan daya beli masyarakat Timor Leste.
Negara tetangga tersebut juga belum dapat menjadi tempat investasi menarik karena kurangnya dukungan infrastruktur dan lemahnya regulasi di bidang investasi dan perdagangan.
Di samping sebagai pemasok terbesar barang-barang kebutuhan Timor Leste, Indonesia juga merupakan pemasok tenaga kerja asing terbesar dengan jumlah 1.109 orang dari total 3.994 tenaga kerja asing yang berasal dari 49 negara di Timor Leste atau mencapai 27%. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- Trade Expo diharapkan jadi sarana promosi
- Kadin rekomendasikan kebijakan sektor riil
- Bulog jaga ketahanan pangan
- Australia toleransi 2,5 mg zat melamin
- Oreo dan M&Ms persoalkan hasil tes melamin RI