Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Selasa, 06/05/2008 18:03 WIB
Jatim catat surplus US$37,3 juta
oleh : Dwi Wahyuni
SURABAYA (Bisnis): Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Jatim selama Maret 2008 mencatat surplus US$37,3 juta meski realisasi ekspor sempat merosot hingga 11,6% dibanding bulan sebelumnya sebesar US$1 miliar lebih.
Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan realisasi ekspor Jatim pada Maret tahun ini mencapai US$916,7 juta, atau turun 11,6% dibanding bulan sebelumnya US$1,03 miliar.
"Namun secara keseluruhan neraca perdagangan luar negeri Jatim masih surplus meski realisasi impornya mengalami lonjakan cukup besar," ujar Kadisperindag Jatim, Cipto Budiono di Surabaya.
Impor Jatim pada Maret 2008 naik 11,5% atau mencapai US$879,6 juta. Padahal bulan sebelumnya hanya tercatat US$788,6 juta. Dibanding periode yang sama tahun lalu lonjakannya mencapai 61,4% karena pada Maret 2007 realisasi impor mencapai US$544,8 juta.
Komoditas impor terbesar adalah produk bahan baku besi dan baja yang nilainya tembus US$182,8 juta. Komoditas ini telah menyumbang 20,7% terhadap total impor Jatim. Sementara, perolehan devisa Jatim pada Maret 2008 naik 19,3% dibanding Maret 2007 yang hanya sebesar US$768,1 juta.
Menurut Cipto pertumbuhan ekspor tersebut dipicu oleh lonjakan harga sejumlah komoditas pertanian di pasar luar negeri. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- BSN: 1.900 SNI perlu diabolisi
- Fundamental ekspor tetap diperkuat
- McDonald's naikkan investasi di Asia akibat resesi
- DKI akan impor daging sapi asal Brasil
- Korsel beri hibah US$3 juta kepada RI