Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan


Rabu, 07/05/2008 18:51 WIB

Pasar emas di Jatim membaik

oleh : Dwi Wahyuni

SURABAYA: Pasar perhiasan emas di Jatim mulai membaik menyusul stabilitas harga komoditas itu sejak April, namun kondisi itu belum mampu mendorong perajin logam mulia itu untuk bangkit kembali stelah terpuruk sepi pembeli.

Debora Sugianto, manager promosi PT Untung Bersama Sejahtera (UBS), produsen perhiasan sekala besar di Jatim, mengatakan belakangan ini harga emas di Surabaya berangsur-angsur turun. Bahkan sejak pertengah April 2008 sudah mulai stabil yakni pada kisaran Rp260.000 per gram untuk emas 24 karat.

Padahal, kata dia, pada Maret harga perhiasan logam mulia itu masih bertengger pada kisaran Rp300.000 lebih per gram. "Stabilnya harga emas ini telah mendorong anemo masyarakat untuk kembali melakukan aksi beli. Terbukti pameran perhiasan yang kini diselenggarakan UBS di Tunjungan Plaza Surabaya sudah ramai pengunjung," ujar Debora di Surabaya hari ini.

Kondisi serupa, kata dia, juga terjadi pada sejumlah wholesaler UBS yang tersebar di Jatim, Jateng dan Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Bahkan, kata dia, pasar perhiasan emas di luar Pulau Jawa lebih dulu membaik karena terdongkrak oleh kenaikan harga sejumlah komoditas perkebunan.

Sebelumnya sebagaimana kebanyakan produsen perhiasan emas di Indoensia, penjualan UBS merosot tajam hingga 60% dibanding sebelum adanya fluktuasi harga emas di pasar luar negeri. "Namun dengan mengeluarkan sekitar 500 desain terbaru pada tahun ini kami optimistis penjualan emas UBS akan terus membaik."

Namun kecenderungan stabilitas harga perhiasan emas saat ini, menurut Ali Wahyudi, sekjen Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Jatim, belum dapat mendorong para perajin perhiasan emas untuk bangkit dari keterpurukan.

Menurut dia, meski harga komoditas itu sudah mulai terkoreksi namun masih tergolong tinggi. (ln)

 

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Pasar emas di Jatim membaik
  • Jatim catat surplus US$37,3 juta
  • Target penjualan Bintang Zero naik 30%
  • Nilai ekspor Maret naik 12,96%
  • Ekspor alas kaki Jatim diperkirakan booming
  • RI-Timor Leste teken perjanjian dagang
  • Pemerintah akan persulit ekspor beras
  • Kawasan perbatasan diperketat
  • 'Verifikasi barang antarpulau tak ganggu pengiriman'

Komentar

Beri Komentar