Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Kamis, 26/06/2008 19:38 WIB
Deddy ganti Titi jadi kepala Bappebti
oleh : M. Tahir Saleh
JAKARTA (Bisnis.com): Kepala Bappebti Titi Hendrawati secara resmi diganti oleh Deddy Saleh, mantan direktur Kerjasama Multilateral Depdag.
Titi yang akan memasuki masa pensiun ditunjuk menjadi Staf Ahli Mendag Bidang Pemberdayaan Usaha Dagang Kecil dan Menengah.
Mendag Mari Elka Pangestu mengatakan pergantian kepala Bappebti itu semata-mata dengan alasan penyegaran departemen dan ada beberapa pejabat eselon I yang sedianya sudah memasuki usia pensiun.
Pergantian Titi, tuturnya, bukan ekses dari berbagai masalah yang masih menimpa otoritas pengawas perdagangan berjangka itu seperti aduan nasabah, tuduhan konspirasi dengan pialang berjangka, hingga pelanggaran UU No.32/1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.
Pemberhentian Titi beserta sembilan pejabat eselon I Depdag oleh Mendag mengacu kepada Keputusan Presiden (Keppres) No.60/2008 tertanggal 20 Juni 2008. Sebab pergantian pejabat eselon I harus melalui Keppres. Deddy mengaku perlu waktu untuk mempelajari persoalan di Bappebti.
"Walaupun saya sudah dilantik oleh Ibu Menteri tetapi saya tentunya butuh waktu maksimal tiga bulan untuk adaptasi di Bappebti. Kami tahu sekarang persoalan di otoritas pengawas itu kan banyak, jadi saya butuh banyak pembelajaran," tutur Deddy.
Dia mengaku belum bisa menjelaskan rencana kerja Bappebti. "Ya, saya butuh waktu. Saya juga belum bisa bicara banyak. Saya tahu di Bappebti ada persoalan law enforcement, kemudian pengaduan nasabah, valuta asing, resi gudang dan lain sebagainya yang butuh konsentrasi dan kebijakan yang tidak berat sebelah dan adil." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Pemerintah akan tertibkan aturan impor gula kasar
- Pengusaha Guangdong ingin relokasi ke RI
- Target nilai perdagangan RI-Guangdong naik
- RI optimistis raih target perdagangan dengan China
- Daging glonggongan ditemukan di Semarang
Komentar
#1 - Org disekitar bu titi yg rakus
Sy pernah kerja di bappebti,dan sy tau butiti tdk pernah berkonspirasi dgn pialang,maupun korupsi,karna sy tau persis butiti eselon 1yg tdk pnya harta,sy tau butiti tulus memperjuangkan nasib petani dgn resi gudang,jadi kalau mau di selidiki-selidikilah pjbt eselon2 sampai4,itu org yg kekayaanya tdk sesuai dgn jabatannya,dan di bappebti itu pegawainya kurang dari 150 org,tapi pejabat komitmenya ada 6orang,itu sangat rentan korupsi,belum lagi bnyaknya perusahaan rekanan fiktif.
Juan - Jakarta @ 06/07/2008 - 20:06 WIB dari 209.85.138.136 (pr-out-f136.google.com)