Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Jumat, 27/06/2008 18:42 WIB
Papan reklame bakal ditinggal pengiklan
oleh : Nurudin Abdullah
JAKARTA (Bisnis.com): Media luar ruang atau papan reklame yang berdiri kokoh di beberapa wilayah DKI Jakarta terancam jadi kerangka besi karena ditinggal pemasang iklan pascakenaikan harga BBM per 25 Mei.
Sejumlah produsen barang konsumsi diketahui telah memangkas sebagian ongkos promosinya untuk produknya dalam jumlah yang cukup signifikan untuk mengurangi biaya produksi yang terdongkrak oleh kenaikan harga BBM.
Sekjen Asosiasi Media Luar Ruang Indonesia (AMLI) Nuke Mayasaphira mengatakan sampai sekarang ini belum terlihat adanya penurunan belanja media luar ruang setelah situasi ekonomi kurang prospektif.
"Tetapi, banyak perusahaan consumer good mulai memangkas biaya promosi demi untuk efisiensi ongkos produksi, dan berapa dampaknya terhadap bisnis media luar ruang, kami belum menghitung," katanya di Jakarta hari ini.
Dia mengatakan hampir semua produsen mengalami penurunan penjualan seiring dengan situasi melemahnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga BBM dengaan segala dampak ikutannya. Namun, para produsen tidak mungkin secara total menghentikan kegiatan promosinya karena tanpa promosi produk mereka tidak akan dikenal dan kemudian dibeli oleh konsumennya.
Menurut Nuke, jika di sejumlah sudut kota Jakarta terlihat kerangka media luar ruang kosong dan ada tanda disegel oleh Dinas Penataan dan Penertiban Bangunan DKI karena ada masalah. Mungkin penyegelan media luar griya itu terjadi karena ada peryaratan administratifnya kurang lengkap atau karena belum memenuhi beberapa perizinan. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- BSN: 1.900 SNI perlu diabolisi
- Fundamental ekspor tetap diperkuat
- McDonald's naikkan investasi di Asia akibat resesi
- DKI akan impor daging sapi asal Brasil
- Korsel beri hibah US$3 juta kepada RI