Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Kamis, 10/07/2008 18:03 WIB
Target ekspor sepatu Jatim sulit tercapai
oleh : Dwi Wahyuni
SURABAYA (Bisnis.com): Target pertumbuhan ekspor produk sepatu dan alas kaki Jatim sebesar 20% serta target penambahan produksi satu juta pasang terancam tidak dapat tercapai karena lonjakan harga bahan baku hingga 30%.
Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jatim H. Sutan R.P Siregar mengatakan secara umum sebagian harga bahan baku industri sepatu itu bergantung dari pergerakan harga minyak mentah dunia. Khususnya untuk bahan baku terkait dengan sumber energi tersebut seperti plastik, kulit imitasi, resin dan sebagainya.
"Namun lonjakan harga pada dua bulan terakhir ini diluar dugaan bahkan masuk dalam kategori tidak wajar karena ada yang mencapai hingga 30%," tandas Sutan kepada Bisnis.
Jika harga bahan baku tersebut tetap tinggi, lanjutnya, dapat dipastikan pada semester II/2008 kinerja industri persepatuan di Jatim akan menurun. Bahkan target pertumbuhan ekspor sebesar 20% serta tambahan produksi akan sulit tercapai.
"Kami memang harus tetap optimistis mengejar pertumbuhan tetapi melihat kondisi sekarang juga khawatir apakah masih banyak perusahaan yang akan bisa bertahan mengingat kenaikan harga bahan bakunya terlalu tinggi," tambahnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Kadin rekomendasikan kebijakan sektor riil
- Bulog jaga ketahanan pangan
- Australia toleransi 2,5 mg zat melamin
- Oreo dan M&Ms persoalkan hasil tes melamin RI
- Hubungan dagang RI-China tak terganggu melamin