Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Kamis, 10/07/2008 18:16 WIB
Pasar Jaya batasi tambahan kios
oleh : Nurudin Abdullah
JAKARTA (Bisnis.com): PD Pasar Jaya membatasi tambahan kios di pasar tradisional yang direnovasi maksimal 10% guna menekan membengkaknya jumlah kios kosong.
Jumlah kios kosong di 151 pasar tradisional milik PD Pasar Jaya sekarang ini mencapai 10.000 unit atau 10% dari total kios yang mencapai 100.000 unit. Keberadaan kios kosong tersebut dapat menciptakan kesan seolah-olah pasar tadi sepi pengunjung.
Dirut PD Pasar Jaya Uthan Sitorus mengatakan toleransi penambahan jumlah kios maksimal 10% bertujuan agar 55 pasar tradisional yang akan direnovasi secara total hingga 2010 tidak kelebihan tempat usaha.
"Kami tidak ingin penambahan jumlah tempat usaha jauh di atas jumlah sebelum direnovasi karena jika tidak bisa terjual semua, kesannya jadi kosong," ujarnya di Jakarta hari ini.
Dia menyebutkan pengalaman di Pasar Santa di Kebayoran Jakarta Selatan tidak boleh terulang. Ketika direnovasi secara total, jumlah kios di pasar itu ditambah menjadi sekitar 1.400 unit jauh di atas jumlah kios sebelum renovasi sebanyak 700 unit. Akibatnya, saat awal operasi sempat muncul anggapan banyak kios kosong karena pedagang lama tidak sanggup membayar harga kiosnya yang terlalu tinggi.
Padahal semua pedagang lama sudah masuk karena memang mereka diberikan prioritas sebelum pedagang baru datang. Selain itu, lanjutnya, akibat banyak kios kosong, Pasar Santa berkesan sepi pengunjung.
Sementara itu, Manajer Humas PD Pasar Jaya M. Nur Havidz mengatakan manajeman tengah melaksanakan program renovasi total 55 pasar tradisional yang kondisi bangunan fisiknya rudah rusak dan usianya sudah lebih dari 20 tahun serta program revitalisasi delapan pasar yang dinilai masih layak. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Trade Expo diharapkan jadi sarana promosi
- Kadin rekomendasikan kebijakan sektor riil
- Bulog jaga ketahanan pangan
- Australia toleransi 2,5 mg zat melamin
- Oreo dan M&Ms persoalkan hasil tes melamin RI