Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Kamis, 14/08/2008 11:56 WIB
Pasar kelas atas Indonesia terus diincar
oleh : Lahyanto Nadie
JAKARTA (bisnis.com): Masyarakat kelas atas di Indonesia tetap menjadi pasar yang empuk untuk produk eksklusif dibandingkan dengan pasar negara Asean lainya seperti Singapura, Malaysia atau Filipina.
Alexander G.C. Dony, Regional Director Asia Pacific P&G Asia Pte Ltd., produsen Boss Pure, mengatakan bahwa pasar Indonesia sangat besar dan bagi kelas menengah atas menjadi incaran produsen karena pasarnya terus tumbuh.
"Setelah sepuluh tahun mencermati pasar Indonesia, prospek produk untuk kelas atas semakin meningkat," ujarnya kepada bisnis.com seusai di tengah peluncuran produk Boss Pure, parfum untuk pria di Plasa Senayan, Jakarta.
Menyinggung soal prospeknya produk baru tersebut di Indonesia, dia meyakini cukup prospektif. "Saya tidak ragu kelas menengah atas akan menerima produk baru ini," katanya.
Dia menjelaskan bahwa dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya pasar Indonesia sangat prospektif. Berbekal pengalaman bertahun-tahun, dia yakin setiap produk baru yang berkualitas akan mendapatkan respon yang baik dari pasar.
Boss Pure di Indonesia dijual dengan harga bervariasi sesuai ukurannya. Untuk ukuran EDT 50ml harga ecerannnya Rp570.000, 75ml (Rp750.000), After Shave Lotion 75ml harga ecerannya Rp550.000, shower gel 150ml seharga Rp240.000, DeoStick 75 ml (Rp240.000) dan Deospray 150ml Rp240.000.
Dia menjelaskan bahwa parfum ini diproyeksikan dari air yang merupakan kombinasi dari fig water dan fizzy mediterranean citrus notes yang menciptakan kesegaran yang jernih menyenangkan.
Ingo Wilts, Creative Director Boss Black dari Hugo Boss Fashion Group berkomentar bahwa warna dan materi dari botol ini menonjolkan karakter modern, maskulin dan individualitas. "Botol ini adalah ilustrasi kesegaran dan kekuatan air yang sophisticated,dengan cara yang modern,” katanya dalam siaran pers yang diterima bisnis.com tadi malam. (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- BSN: 1.900 SNI perlu diabolisi
- Fundamental ekspor tetap diperkuat
- McDonald's naikkan investasi di Asia akibat resesi
- DKI akan impor daging sapi asal Brasil
- Korsel beri hibah US$3 juta kepada RI