Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan


Kamis, 28/08/2008 18:43 WIB

Kelancaran distribusi barang harus diperhatikan

oleh : Dwi Wahyuni


SURABAYA (bisnis.com): Perumus kebijakan ekonomi dan praktisi bisnis diminta untuk selalu memperhatikan kelancaran distribusi barang kerena sektor itu dapat menghambat penciptaan nilai tambah skala nasional.

Chairman & Founder Matahari Group Hari Darmawan mengatakan faktor distribusi memiliki peranan penting dan strategis. Apalagi untuk daerah di Indonesia yang mempunyai struktur kepulauan.

"Ada semacam rumus persaingan bisnis tidak tertulis bahwa siapa yang mau mengusai pasar harus lebih dulu menguasai jalur dan jejaring distribusi," papar Hari pada semininar prospek bisnis ritel yang diadakan Universitas Widya Kartika di Surabaya.

Bahkan, menurut dia, peranan distribusi dapat menjadi pemicu persaingan sengit antarnegera, antarkapitalis dan sebagainya untuk menguasai bahan baku dan hasil produksi. Di Indonesia sendiri persaingan sengit antarkapitalis ritel juga sudah terlihat.

Jaringan ritel besar, kata dia, bisa memiliki pengaruh kuat terhadap pabrikan karena mereka membeli barang dengan partai yang jauh lebih besar dan memiliki jaringan distribusi lebih luas. Karena itu pemerintah dan praktisi bisnis mesti waspada. Bukan tidak mungkin dengan mengusai jaringan distribusi ini perusahaan ritel besar yang juga merupakan kapitalis akan mempermainkan harga.

Perumus kebijakan ekonomi di lingkungan pemerintahan, kata Hari, harus serius memperhatikan masalah distribusi barang. Terlebih lagi terhadap barang di daerah yang tidak dapat diangkut secara masal.

Hal ini sangat terlihat adanya sejumlah sentra-sentra produksi di dareah, namun tidak mampu memasarkan hasil produksi tersebut ke pasar. Lemahnya sistem distribusi barang seperti itu dapat menjadi penghambat penciptaan nilai tambah baik skala daerah maupun nasional.

Bahkan ketidaklancaran jaringan distribusi ini akan dapat mempengaruhi kinerja bisnis ritel apalagi yang tergolong perdagangan tradisional. Masalahnya kebutuhan pangan strategis konsumen akhirnya akan banyak dipasok ritel raksasa dengan mengandalkan produk impor.

Hari menambahkan China bisa maju seperti sekarang karena berhasil menjadikan sistem distribusi sebagai ujung tombak kelancaran arus barang antar pasar di kota dan di desa serta antar sentra produksi baik pertanian, tambang, produk pabrik dan pasar. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • 'Cermati klaim asuransi TKI di luar negeri'
  • Aprisindo minta BC beri kemudahaan impor
  • Dharma Jaya siapkan 6.600 ekor kurban
  • Matahari yakin omset penjualan terlampaui

Komentar

Beri Komentar