Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Rabu, 03/09/2008 15:04 WIB
Penjualan semen akan naik 15% tahun ini
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bloomberg): Asosiasi Semen Indonesia mengatakan penjualan semen dalam negeri tahun ini akan naik lebih cepat dari perkiraan.
Penjualan semen di pasar domestik akan naik 12-15%, lebih tinggi dari proyeksi semulai 8%, kata Ketua Asosiasi Semen Indonesia Urip Timuryono.
Produsen seperti PT Semen Gresik Tbk dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, penghasil semen dua terbesar di Indonesia, menjual 18,9 juta ton semen pada semester I 2008, atau 21% lebih tinggi dari penjualan semester I tahun lalu.
Pada Juli, penjualan juga meningkat 11% dibandingkan penjualan Juli tahun lalu, sehingga pertumbuhan penjualan selama Juli 2007-Juli 2008 menjadi 19%.
"Penjualan semen pada semester pertama tahun ini lebih tinggi daripada target kita meskipun kami perkirakan pertumbuhan pada semester kedua akan turun, penjualan akan bertambah lebih tinggi dari tahun lalu dan dari target semula," kata Timuryono melalui telepon hari ini.
Konsumsi perumahan diprediksi melambat pada semester kedua tahun ini karena suku bunga kredit (KPR) tinggi dan mahalnya harga material bangunan. Namun Timuryono tidak memberikan proyeksi pertumbuhan penjualan pada semester kedua 2008.
Bank Indonesia menaikkan suku bunga BI rate menjadi 9% pada Agustus dari posisi 8% pada April.
Produsen semen menjual 34,2 juta ton tahun lalu, atau 6,6% lebih tinggi dari posisi 2006, data Bloomberg.
bisnis.com
Berita Lain
- BSN: 1.900 SNI perlu diabolisi
- Fundamental ekspor tetap diperkuat
- McDonald's naikkan investasi di Asia akibat resesi
- DKI akan impor daging sapi asal Brasil
- Korsel beri hibah US$3 juta kepada RI