Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Perdagangan
Kamis, 04/09/2008 13:54 WIB
RI optimistis raih target perdagangan dengan China
oleh : Tri D. Pamenan & Ratna Ariyanti
JAKARTA (Bisnis.com): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan pentingnya hubungan kemitraan strategis antara Indonesia dan China serta komitmen RI untuk mencapai target perdagangan kedua negara sebesar US$30 miliar pada 2010.
Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal mengatakan nilai perdagangan antara Indonesia dan China hingga Juli 2008 telah mencapai US$19 miliar dan diperkirakan akan naik menjadi sekitar US$28 miliar - US$29 miliar.
"Mungkin bila ada dorongan yang lebih besar bisa menembus US$30 miliar yang sebetulnya kami jadwalkan pada 2010. Jadi kami cukup optimistis akan melampaui target US$30 miliar pada 2010 itu sebelum tanggal yang ditetapkan," ujar Dino seusai mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan Sekretaris Partai Komunis Republik Rakyat China yang sekaligus anggota Politbiro Komite Sentral untuk Provinsi Guangdong Wang Yang.
Presiden Yudhoyono juga didampingi oleh Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk China Sudradjat. Yang datang bersama Duta Besar China untuk Indonesia Zhang Qiyue dan Direktur Jenderal Hubungan Luar Negeri Guangdong Fu Lang.
Dino menambahkan Presiden juga mengundang pengusaha Guangdong untuk berinvestasi di Indonesia dalam beragam sektor, seperti energi, listrik, perkebunan, pertanian, pangan, infrastruktur, dan perdagangan.
Pada kesempatan itu, lanjutnya, Yang juga menyatakan pengusaha besar di China terutama dari sektor manufaktur akan membangun jaringan dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- BSN: 1.900 SNI perlu diabolisi
- Fundamental ekspor tetap diperkuat
- McDonald's naikkan investasi di Asia akibat resesi
- DKI akan impor daging sapi asal Brasil
- Korsel beri hibah US$3 juta kepada RI